Dalam foto yang viral di media sosial tersebut, tampak cahaya terang yang diduga merupakan meteor jatuh. Foto puncak Gunung Merapi tersebut diambil di Kali Adem, Cangkringan, pada 27 Mei 2021.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 29 Mei 2021 - 14:14 WIB
WowKeren - Media sosial dihebohkan dengan foto cahaya terang berwarna biru kehijauan yang diduga merupakan meteor jatuh. Fenomena tersebut terjadi di puncak Gunung Merapi, Jawa Tengah.
Foto tersebut diketahui diambil oleh Gunarto Song. "Meteor Jatuh di Puncak Gunung Merapi ??, Kali Adem, Cangkringan, Yogyakarta(27 Mei 2021, Jam 23.07 WIB) ," tulis Gunarto di akun Instagram-nya.
Kala dikonfirmasi, Gunarto sendiri tidak yakin apakah benda bercahaya tersebut memang merupakan meteor atau bukan. "Saya enggak berani pastikan, yang pasti sangat cepat dan terang," ungkap Gunarto kepada Kompas.com.
Menurut Gunarto, ada ambience di awan kala ia melakukan pembidikan obyek, sehingga kemungkinan cahaya misterius tersebut tidak jatuh di puncak Gunung Merapi. Namun perspektifnya seolah-olah benda bercahaya itu jatuh di puncak Gunung Merapi.
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) turut angkat bicara soal foto viral tersebut. Menurut peneliti Pusat Antariksa (Pusainsa) Lapan, Emmanuel Sungging, benda bercahaya tersebut kemungkinan merupakan meteor.
"Kalau dilihat dari fotonya, sepertinya betul itu meteor," kata Emmanuel pada Jumat (28/5). Emmanuel mengatakan bahwa benda yang diduga meteor tersebut memancarkan cahaya biru kehijauan karena membawa kandungan magnesium.
Menurutnya, ada banyak warna yang dapat dihasilkan suatu benda antariksa yang jatuh ke bumi. "Bisa bermacam-macam warnanya, tergantung unsur penyusun material yang terbakar di atmosfer," paparnya.
Lebih lanjut, Emmanuel menjelaskan bahwa berbagai jenis banhan yang dibakar juga bisa menghasilkan warna api yang berbeda- beda. "Demikian juga kalau ada meteoroid masuk atmosfer Bumi dan terbakar akibat pergeseran dengan atmosfer, bisa menghasilkan pendar warna yang berbeda-beda," katanya.
Masyarakat lantas dihimbau untuk melapor ke pihak berwajib jika menemukan benda tersebut. Masyarakat juga dimintanya untuk tidak mendekat jika menemukan barang antariksa yang jatuh ke bumi.
"Kalau yang saya tahu, saat ada laporan masyarakat ke pihak berwajib kemudian kami berkoordinasi dengan pihak BNPB (misalnya terkait apabila terjadi bencana) atau bisa ke BAPETEN (jika memang benda jatuh itu berpotensi mengandung radiasi)," pungkasnya.
(wk/Bert)