Penulis Naskah Akui Jalan Cerita 'Penthouse' Tak Masuk Akal, Begini Reaksi Netizen Korea
TV
Demam Penthouse

Setelah penulis naskah Kim Soon Ok mengakui jalan cerita 'Penthouse' tak masuk akal, netizen Korea Selatan langsung memberi sambutan yang beragam. Seperti apa?

WowKeren - Baru-baru ini SBS merilis sesi wawancara dengan penulis naskah Kim Soon Ok yang menciptakan drama hits "Penthouse". Selama wawancara, ia mengakui bahwa jalan cerita drama ini tak masuk akal karena sering menentang kenyataan.

Sebagaimana diketahui, "Penthouse" ahli dalam "membangkitkan orang dari kubur". Contohnya adalah Bae Rona (Kim Hyun Soo) dan Shim Su Ryeon (Lee Ji Ah) yang kembali hidup-hidup setelah dinyatakan meninggal dunia.

Penulis Kim Soon Ok berkata, "Kupikir ada terlalu banyak peristiwa yang terjadi satu demi satu dalam seri sehingga emosi karakter tidak diungkapkan terlalu jelas. Selain itu, ada karakter yang mati tapi hidup kembali satu per satu seperti zombie. Jadi kupikir pemirsa mungkin bingung."

Pengakuan tersebut langsung menuai sambutan yang beragam dari netizen Korea Selatan. Ada yang memberikan kritikan, ada pula yang memuji cara berpikirnya. Simak beberapa komentar netizen berikut ini:


"Yah, keseluruhan drama itu sendiri tidak masuk akal. Jadi apa salahnya menghidupkan beberapa karakter yang sudah mati seperti zombie? Namun, dramanya bukan lagi makjang thriller, melainkan makjang komedi sekarang. Sehingga semua itu membuatku lebih kecanduan untuk menontonnya," tulis seorang netter.

"Tolong terus hidupkan kembali karakternya, aku menyukainya," imbuh netter yang lain. "Aku pikir drama ini menyenangkan. Ini seperti penghisap waktu!" sambung netter yang lain. "Tidak apa-apa, tolong hidupkan lagi Logan Lee," timpal yang lain. "Tapi, aku suka semua karakter itu kembali hidup," sahut yang lain.

Netizen lain mengomentari, "Tidak, dia tidak bisa terus menghidupkan mereka semua! Mereka bukan zombie!! Ini adalah keluhan terbesarku tentang drama Korea. Mereka mulai dengan hebat, tapi penulis naskah akhirnya menyeretnya keluar sehingga drama kehilangan intinya. Terkadang, hal-hal baik harus dibiarkan hanya untuk satu musim."

"Aku menyaksikan episode perdana season 3 dan bertanya-tanya bagaimana dia akan membawa plot ini dan betapa gila cerita yang akan dihadirkan," ujar yang lain. "Yah, dia kehabisan ide, tapi dia ingin terus menghasilkan uang, jadi..." sahut netter yang lain. "Aku bahkan belum menonton sejak season 2," pungkas netter lainnya.

Sementara itu, episode perdana "Penthouse 3" berhasil mencatat rating yang mengesankan dengan raihan sebesar 16,9 persen, 19, 5 persen dan 19,1 persen. Dengan perolehan tersebut, "Penthouse" berhasil menjadi drama yang paling banyak ditonton di slot tayangnya.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts