Terduga Korban Bullying Lia ITZY Bebas dari Dakwaan, JYP Minta Penyelidikan Ulang
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Setelah terduga korban bullying Lia ITZY dibebaskan dari dakwaan pencemaran nama baik, JYP Entertainment berencana untuk melakukan penyelidikan ulang. Berikut pernyataan lengkap agensi.

WowKeren - Lia ITZY menjadi salah satu idol yang dituduh menjadi pelaku bullying masa sekolah. Tuduhan itu sendiri sudah dibantah oleh JYP Entertainment selaku agensi. Agensi juga tak segan untuk mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang diduga mencemarkan nama baik artisnya.

Kemudian pada Minggu (13/6), Kantor Polisi Incheon Yeonsu mengumumkan bahwa mereka membebaskan terduga korban (A) bullying Lia dari tuduhan pencemaran nama baik. Menurut polisi, tidak ada cukup bukti untuk menyatakan klaim yang dibuat A terhadap Lia itu salah.

Pada Selasa (15/6), JYP Entertainment kembali merilis pernyataan untuk mengungkapkan rencananya meminta penyelidikan ulang terhadap A. Agensi menekankan bahwa meskipun polisi telah membatalkan dakwaan terhadap A, polisi juga tidak mengakui bahwa unggahan yang ditulis A benar adanya. Simak pernyataan lengkap agensi berikut ini:

"Ini adalah JYP Entertainment. Kami ingin memberitahu kalian tentang posisi perusahaan dalam kasus yang berkaitan dengan artis kami Lia ITZY seperti yang dilaporkan media baru-baru ini," buka JYP Entertainment di pernyataan resminya.

Agensi kemudian merinci beberapa poin untuk menekankan pernyataannya. Di poin pertama, JYP menyertakan gambar dari berbagai postingan dan komentar yang menuduh Lia sebagai pelaku bullying di sekolah. Empat di antaranya kemudian dijelaskan oleh JYP, ditulis oleh orang yang sama namun dengan nama pengguna online yang berbeda.

JYP menjelaskan, "1. Saat pertama kali kami mengajukan gugatan terhadap (individu yang bersangkutan), kami tidak mengajukan gugatan terhadap korban kekerasan di sekolah, tetapi gugatan terhadap postingan dan komentar yang kami anggap jahat, seperti di bawah ini."

Terduga Korban Bullying Lia ITZY Bebas dari Dakwaan, JYP Rencanakan Penyelidikan Ulang

Source: Soompi

"Postingan di atas diunggah di komunitas online selama dua tahun, mulai dari 2018. Tidak mungkin bagi kami untuk mengetahui siapa yang mempostingnya, dan itu bukan keluhan nyata tentang menderita kekerasan di sekolah," terang agensi.

"Dengan menggunakan laporan penggemar dan pemantauan rutin postingan kami sebagai dasar, perusahaan kami saat ini memiliki sistem untuk mengambil tindakan hukum secara teratur terhadap postingan online yang berbahaya. Di bawah sistem itu, kami akhirnya mengambil tindakan hukum terhadap postingan di atas pada Desember 2020," ungkap JYP.

Poin kedua berbunyi, "2. Selama penyelidikan polisi, kami mengetahui bahwa dari lima postingan di atas, empat di antaranya ditulis oleh orang yang sama saat mengganti nama panggilan online, sementara satu postingan ditulis oleh individu yang berbeda."


Agensi melanjutkan, "Namun ketika polisi masih menyelidiki kasus ini, seseorang yang tampaknya adalah penulis postingan di atas menulis di komunitas online lain pada bulan Februari lalu bahwa mereka sedang diselidiki oleh polisi."

"Si penulis mengeluh di postingannya bahwa mereka dan kenalannya pernah menjadi korban kekerasan di sekolah, namun tak lama kemudian, seseorang yang sepertinya adalah kenalan yang disebutkan di postingan asli mengunggah postingan mereka sendiri di komunitas online yang sama," sambung agensi.

"Dia mengatakan bahwa mereka tidak menganggap insiden kekerasan sekolah yang dipermasalahkan dan mereka pikir itu bukan masalah besar. Setelah itu, penulis postingan asli berulang kali mengunggah postingan sebelum menghapusnya," papar JYP.

Di poin terakhir, JYP menekankan bahwa polisi tidak membenarkan sekaligus tidak menyalahkan tuduhan bullying yang dilayangkan A. Karena itulah mereka bersikeras untuk meminta penyelidikan ulang guna membersihkan nama Lia.

JYP membeberkan, "3. Setelah perwakilan hukum kami mengajukan pengaduan atas nama Lia dan menanggapi dengan tindakan hukum, polisi memutuskan untuk tidak meneruskan kasus terhadap dua penulis postingan ke Kejaksaan."

"Namun, polisi menyatakan dalam wawancara pers bahwa meskipun mereka memutuskan untuk tidak meneruskan kasus ini ke Kejaksaan karena tidak memiliki bukti bahwa postingan tersebut salah, mereka juga tidak mengakui bahwa postingan tersebut benar," imbuh agensi.

"Dengan kata lain, polisi mengatakan bahwa keputusan mereka untuk tidak meneruskan kasus ini ke Kejaksaan tidak berarti mereka membenarkan bahwa Lia telah berpartisipasi dalam kekerasan di sekolah," tegas JYP.

"Oleh karena itu, artis kami dan perusahaan berencana untuk mengajukan banding dan meminta penyelidikan ulang atas tuduhan pencemaran nama baik melalui kebohongan. Ini karena kami ingin kebenaran terungkap dengan jelas melalui penyelidikan yang lebih dalam," harap agensi.

"Ini karena kami percaya bahwa seharusnya tidak ada korban yang diperlakukan secara tidak adil. Tetapi pada saat yang sama, tidak boleh ada korban dari informasi yang tidak benar atau terdistorsi," pungkas JYP Entertainment.

Sementara itu, ITZY baru saja comeback dengan lagu bertajuk "Mafia in the Morning." Lagu ciptaaan Park Jin Young atau yang juga dikenal sebagai produser J.Y. Park ini perlahan-lahan naik posisinya di chart musik.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts