Lee Soo Man menjadi topik perbincangan hangat di komunitas online karena wawancara lamanya. Pendiri SM Entertainment itu dikecam karena komentarnya tentang K-Pop di Tiongkok.
- Chusnul Chotimah
- Kamis, 24 Juni 2021 - 19:54 WIB
WowKeren - Lee Soo Man baru-baru ini menjadi topik perbincangan hangat di komunitas online karena wawancara lamanya. Pendiri SM Entertainment itu dikecam karena komentarnya tentang K-Pop di Tiongkok.
Kembali pada Februari 2021, Lee Soo Man tampil di "Monthly Connect" tvN di mana ia membahas masa lalu, masa kini, dan masa depan K-Pop. Dengan pengetahuan veterannya tentang topik tersebut, banyak yang tertarik dengan wawancara dan jawabannya.
Namun empat bulan setelah wawancaranya, Lee Soo Man menjadi pusat perhatian untuk beberapa pernyataannya. Ketika ditanya tentang masa depan K-Pop, ia tidak ragu menyebutkan Tiongkok, membahas keyakinannya tentang kebangkitan kedua K-Pop di negara tersebut.
"K-Pop akan memiliki kebangkitan kedua di Tiongkok. Ini adalah era di mana kita harus pergi ke China untuk memproduksi dan membuat konten sehingga bisa menjadi nomor satu di dunia. Ada banyak individu berbakat di sana," kata Lee Soo Man.
Lee Soo Man juga menyebutkan keinginannya untuk memasuki Tiongkok secara pribadi, bersama dengan Park Jin Young dari JYP Entertainment dan Bang Si Hyuk dari HYBE (sebelumnya Big Hit Entertainment) untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi yang akan menempati peringkat pertama di dunia.
Lee Soo Man juga berbagi selama wawancara keyakinannya tentang Tiongkok yang berhasil menjadi "Hollywood of Asia," jika mereka mengizinkan produsen Korea memasuki pasar mereka.
Seperti diketahui, hubungan Korea Selatan dan Tiongkok sedang tidak baik dalam beberapa tahun terakhir. Ditambah lagi dengan masalah hanbok dan kimchi yang diakui oleh Tiongkok. Pernyataan Lee Soo Man tentang potensi kebangkitan K-Pop di Tiongkok menuai kecaman dari netizen.
"Apakah dia orang Korea? Dia pengkhianat! Ayo boikot SM," komentar netizen. "Jika sangat menyukai Tiongkok, pergi saja ke sana," tambah netizen lain. "Pada titik ini, aku percaya jika ada orang yang bilang dia adalah orang Tiongkok asli," sahut yang lain. "Nah, ada alasan kenapa selalu ada member Tiongkok setiap kali SM mendebutkan grup," pungkas lainnya.
Sementara itu, Sebelumnya dilaporkan bahwa Lee Soo Man akan menjual kepemilikannya atas SM Entertainment. Dikatakan bahwa Lee Soo Man tampaknya lelah dengan penyelidikan pajak yang intens, sehingga membuatnya ingin menjual saham kepemilikannya.
Investor yang paling mungkin membeli seluruh atau sebagian sahamnya adalah Naver dan Kakao Entertainment. Sebelumnya HYBE Labels juga tertarik membeli saham Lee Soo Man, tapi ditolak.
(wk/chus)