Model asal Australia ini telah menjadi salah satu yang paling vokal dalam menyuarakan kritik pada merek pakaian dalam yang populer dan industri modeling secara keseluruhan.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 01 Juli 2021 - 19:23 WIB
WowKeren - Mantan model Victoria's Secret Bridget Malcolm menjadi viral usai mengekspos atmosfer berbahaya merek tersebut. Diketahui, merek pakaian dalam populer tersebut menghadapi kritik selama bertahun-tahun.
Dalam sebuah video TikTok, Malcolm mengungkapkan betapa tidak sehat dan kurusnya dia saat berjalan di peragaan busana tahunan Victoria's Secret 2016. Ia menyebut jika ukuran lingkar dadanya jauh lebih kecil saat masih melenggang untuk panggung merek tersebut.
"Saya menemukan bra saya dari peragaan busana Victoria's Secret 2016. Ini adalah ukuran 30A, saya sekarang ukuran 34B yang sehat untuk saya." Mengenakan bra selama video, Malcolm menunjukkan betapa kecil ukurannya untuk tubuhnya yang sekarang sehat.
Dia lebih lanjut menuduh bahwa Ed Razek, mantan chief marketing officer untuk L Brands, menolaknya untuk acara Victoria's Secret 2017. Dia mengklaim bahwa dia mengatakan tubuhnya "tidak terlihat cukup baik" ketika ukurannya berubah ke 30B. Dia menambahkan, "Victoria’s Secret adalah rekan performatif Anda adalah lelucon" sebagai tanggapan atas rebranding perusahaan.
Model asal Australia tersebut telah menjadi salah satu yang paling vokal dalam menyuarakan kritik pada merek pakaian dalam yang populer dan industri modeling secara keseluruhan. Malcolm pertama kali berbicara tentang Victoria's Secret dan industri modeling pada tahun 2018. Dia secara terbuka membahas perjuangannya untuk menyembuhkan diri dari gangguan makan yang "membuatnya mengalami gangguan sistem pencernaan dan kecemasan kronis" dengan Harper's Bazaar.
Dalam video terbarunya, dia mengklaim agennya diduga akan mendorongnya untuk menggunakan kokain, berhubungan seks dan terus mendorongnya untuk menurunkan berat badan saat dia masih di bawah umur. Dia mengklaim bahwa dia "diperlakukan oleh seorang pria yang lebih tua, diserang secara seksual beberapa kali" dan akhirnya mengembangkan gangguan makan, PTSD, depresi, kecemasan dan ketergantungan pada alkohol sebelum usia 18 tahun.
Pada ulang tahunnya yang ke-26, dia mengalami gangguan dan tidak dapat meninggalkan rumahnya selama satu tahun "tanpa mengalami serangan panik dan kecemasan yang parah" dan "ide bunuh diri." Model tersebut telah kembali ke industri, bekerja dengan merek yang membuatnya merasa aman dan telah memutuskan untuk angkat bicara.
(wk/zodi)