Sekelompok orang membentangkan potongan kain panjang selebar 5 meter dan sepanjang 70 meter untuk menutup sekitar 120.000 meter persegi dari luas gletser.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 01 Juli 2021 - 20:34 WIB
WowKeren - Italia memiliki cara unik untuk melindungi bongkahan es raksasanya dari suhu panas musim panas. Saat musim panas, kondisi gletser dikhawatirkan bisa menyusut lebih banyak.
Oleh sebab itu, negara ini berjuang untuk menyelamatkan gletser Presena dari penyusutan lebih lanjut. Caranya, dengan menutupinya menggunakan potongan kain panjang. Langkah ini diambil oleh para ahli iklim lantaran potongan kain tersebut diharapkan dapat memantulkan sinar matahari sehingga dapat mencegah salju yang ada di bawahnya mencair.
Mereka mengatakan jika selama musim panas, sebanyak 70 persen salju dapat di simpan dengan penutup itu. Kain panjang itu akan bekerja dengan cara yang sama seperti pelindung reflektif perak yang ditempatkan di jendela mobil. Keduanya memiliki fungsi yang sama, yakni untuk menghentikan panas berlebih.
Sekelompok orang membentangkan potongan kain panjang selebar selebar 5 meter dan sepanjang 70 meter. Ukuran ini mampu menutup sekitar 120.000 meter persegi gletser. Meski kedengarannya pekerjaan yang mudah, namun nyatanya membentangkan kain raksasa ini membutuhkan waktu satu bulan.
Cara ini rupanya telah dilakukan selama bertahun-tahun sejak 2008 lalu. Ahli glasiologi Christian Casarotto dari museum sains Trento mengatakan bahwa penyusutan gletser seakan menjadi hal yang niscaya seiring dengan kian masifnya pemanasan global yang terjadi di bumi.
Tak pelak kondisi ini bahkan telah menurunkan massa gletser selama 15 hingga 20 tahun terakhir. "Gletser dan kemundurannya mungkin merupakan manifestasi paling mencolok dari pemanasan global yang sedang berlangsung," ujarnya.
Oleh sebab itu, ia menilai bahwa keberadaan gletser menjadi eksistensi yang penting untuk mempelajari lebih lanjut dampak pemanasan global dan ke arah mana kondisi ini menuju. Sehingga dengan berbekal dari penelitian-penelitian itu manusia mungkin dapat melakukan perbaikan. "Mempelajari gletser karena itu menjadi penting untuk memahami arah yang kita tuju dan untuk dapat memperbaikinya," tambahnya.
Sementara itu belum lama ini, ilmuwan memperingatkan jika pemanasan global mungkin telah melampaui titik kritis yang tidak dapat diubah. Para peneliti telah menemukan es Kutub Utara menyusut lebih cepat daripada sebelumnya. Hilangnya es laut musim panas di benua tersebut menjadi salah satu peringatan serius.
(wk/zodi)