Kiky Saputri kerap mengundang gelak tawa dengan aksi lucunya. Namun kali ini sang komika malah sukses dibuat menangis kala mendengarkan sang ayah mencurahkan isi hatinya.
- Lailatul Maghfiroh
- Rabu, 07 Juli 2021 - 13:16 WIB
WowKeren - Kiky Saputri dikenal sebagai artis sekaligus komika berbakat. Ia kerap mengundang tawa dengan gayanya sebagai komedian. Namun baru-baru ini ia malah terlihat menangis di depan penonton.
Momen tersebut terjadi ketika ia hadir di acara "One Man Show" di Indosiar. Di acara tersebut, ayah Kiky hadir dan menyampaikan curahan hatinya pada putrinya.
Kiky pun menutup telinganya dengan headphone sehingga tidak bisa mendengar curahan hati ayahnya. Padahal sang ayah mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus bangga memiliki anak seperti Kiky yang selalu berusaha membahagiakan orangtuanya.
"Anakku Kiky, ayah tahu perjuangan kamu ingin membahagiakan orangtua, mungkin sampai saat ini ayah tidak bisa banyak berbicara, ayah hanya ingin mengucapkan terima kasih atas perjuangan kamu selama ini. Ayah merasa bersalah belum bisa berbuat baik pada keluarga dan anak," ungkap sang ayah.
"Dulu saya gak kenal ATM, sekarang sudah kenal ATM. Yang dulunya saya tidak bisa belanja dengan kartu, Alhamdulillah sekarang sudah bisa belanja dengan kartu, bukan kartu KTP, tapi kartu ATM, kalau kartu KTP mah gak laku," tambahnya.
"Terima kasih banyak buat anakku," pungkas sang ayah. Selesai menyampaikan curahan hatinya, ayahnya pun langsung menghampiri Kiky dan memeluknya. Momen tersebut tak ayal membuat Kiky tak kuasa membendung air matanya.
Hingga kemudian Kiky mendengar sendiri isi curahan hati sang ayah saat ia melihat tayangan tersebut di YouTube dan membagikan ulang di di Instagram. Menurut Kiky, ini adalah kali pertama sang ayah mencurahkan isi hatinya.
"Ayah, Laki-laki yang menjadi cinta pertamaku..Mungkin ayah tidak sempurna, tapi keberadaan dan nasehat ayah mampu menyelamatkan dan menyempurnakan hidupku," tulis Kiky mengiringi postingannya di Instagram. "Tidak pernah ayah mengungkapkan perasaan yang ada dihatinya. Semua ia balut dan sembunyikan di dalam canda dan tawanya."
(wk/lail)