Tundukkan Kepala, Dirut MBC Minta Maaf Atas Kontroversi Siaran Olimpiade Tokyo 2020
Yunhap News
TV
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Pada Senin (26/7), Dirut MBC Park Sung Je menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permohonan maaf atas kontroversi siaran selama Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

WowKeren - Pada Senin (26/7), Direktur Utama (Dirut) MBC Park Sung Je menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi atas kontroversi siaran yang terjadi selama Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020. Ia menundukkan kepalanya beberapa kali selama konferensi pers sebagai bentuk penyesalan mendalam.

Dirut Park Sung Je memulai, "Kami melakukan siaran yang merusak semangat persahabatan, solidaritas dan keharmonisan orang-orang di seluruh dunia di tengah bencana wabah virus Corona baru."

"Saya menundukkan kepala sebagai kepala eksekutif konten MBC kepada orang-orang di negara ini dan pemirsa yang kecewa dan terluka oleh siaran yang ceroboh serta kurangnya pertimbangan untuk negara-negara yang berpartisipasi," ujar Park Sung Je.

Dia menjelaskan, "Akhir pekan lalu adalah waktu yang paling menyakitkan dan terasa seperti malapetaka sejak pelantikan saya sebagai Dirut MBC. Setelah memeriksa keadaan putaran pertama, tampaknya ada masalah dengan sistem pengenalan norma dasar dan inspeksi konten, yang tidak dapat dihentikan sebagai tindakan disipliner."

Dirut MBC Minta Maaf Soal Kontroversi di Penayangan Olimpiade Tokyo

Source: Yonhap News


Park Sung Je kemudian mengungkap upaya MBC untuk menangani masalah ini sampai tuntas. Dia juga bertekad untuk mengelola perusahaannya dengan baik untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

"Kami sedang bekerja untuk mencari tahu penyebab dan tanggung jawabnya. Kami akan memperkuat kode penyiaran, peraturan perusahaan dan peraturan musyawarah internal, serta membuat komite etika bersama dengan sistem penyiaran kecukupan konten untuk mencegah insiden seperti ini terjadi lagi," terangnya.

Dia melanjutkan, "Kami akan melakukan yang terbaik untuk meningkatkan kesadaran perusahaan yang menghormati nilai-nilai universal dan keragaman budaya umat manusia serta menghargai hak asasi manusia dan kesetaraan gender dalam memproduksi semua konten termasuk olahraga. Kami akan memenuhi tanggung jawab publik kami."

Sebelumnya, MBC telah meminta maaf atas kontroversi ini. Pertama, melalui seorang penyiar di akhir upacara pembukaan dan mengeluarkan permintaan maaf resmi dalam bahasa Korea dan Inggris pada hari berikutnya. Meski demikian, permintaan maaf itu dikritik secara internasional karena kontroversi ini juga menuai perhatian dari luar negeri.

Kontroversi semakin meningkat ketika tulisan "Terima kasih Marin, gol bunuh diri" ditampilkan di bagian atas layar selama pertandingan sepak bola, saat Marius Marin dari tim lawan mencetak gol bunuh diri dalam kemenangan 4-0 Korea Selatan atas Rumania dalam pertandingan grup B cabang olahraga sepak bola. Kritik berlanjut ketika MBC terus membuat kesalahan dalam subtitle.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts