Lukman Sardi Beber Momen Terakhir dengan Mendiang Ayah, Direstui Pindah Agama?
Instagram/lukmansrd
Selebriti

Lukman Sardi menceritakan bagaimana dirinya berbagi momen terakhir dengan mendiang ayahanda, Idris Sardi. Benarkah pada saat itu Lukman Sardi direstui memeluk keyakinan baru?

WowKeren - Lukman Sardi kehilangan sang ayah, Idris Sardi yang notabene adalah pemain biola terkenal, pada 2014 lalu. Di tahun yang sama, pemain "Sang Pencerah" itu memutuskan untuk mengubah keyakinannya dari Islam menjadi Kristen. Momen terakhir yang ia bagi bersama sang ayah membuatnya yakin ia telah mendapat restu untuk memeluk keyakinan baru.

"Jadi sehari sebelum bokap gue meninggal, kita sekeluarga jenguk dan kebetulan pada hari itu full banget, penuh. Termasuk omanya dia (istri) ikut, nyokapnya dia ikut. Hari itu terus tiba-tiba kok full, tiba-tiba ada muridnya dia juga dateng. Dengan suara yang masih sesek, dia sambil coba ngajarin muridnya dua orang," ujar Lukman Sardi dalam video di kanal YouTube Daniel Mananta yang diunggah pada Jumat (30/7).

Lukman Sardi kemudian bercerita bahwa mendiang ayahnya masih membuat konsep konsernya di Malaysia sehari sebelum kepergiannya dan meskipun sudah kesulitan berbicara. Idris Sardi saat itu menginginkan konsernya di Malaysia agar didekorasi serba putih, yang mana menurut Lukman Sardi ini menjadi pertanda kepergian sang ayah.

Selanjutnya Lukman Sardi menceritakan bahwa mediang ayahnya minta didoakan. Namun uniknya, sang ayah mina didoakan oleh nenek dari istrinya. Secara otomatis, doa itu mengikuti keyakinan dari istri Lukman Sardi juga yaitu dengan cara Kristen.


"Tiba-tiba dia bilang ke gue 'papa minta didoain'. Oke, kita doa. Gue pikir doanya cara muslim dong, cara dia yang dia yakini. Tapi dia bilang 'nggak, nggak', dia mau omanya dia (istri) yang doain," lanjutnya.

Ketika berdoa, mendiang ayah memegang tangannya dengan sangat erat. Namun setelahnya ayah Lukman Sardi yang semula sulit tidur menjadi lebih lelap saat beristirahat. Tahu bahwa sang ayah sudah lebih enak beristirahat, akhirnya ia berpamitan untuk pulang ke rumah.

Saat berpamitan, tiba-tiba ayah Lukman Sardi mengatakan kalimat terakhir untuknya yang menurutnya cukup kuat. Dengan ucapan sang ayah, ia merasa terdorong untuk terus menjalani hidup dengan pilihannya saat itu.

"Terus sebelum pulang dia berusaha ngomong ke gue tapi terbata-bata, akhirnya gue 'Apa? Apa? Apa?' gitu. Akhirnya dia bilang, lu tahu nggak kalimat apa yang dia keluarin? Ini buat gue strong words. Dia cuma bilang, 'Lukman, pada saat ini kamu sudah berada di tempat yang paling tepat buat kamu.' Itu kalimatnya buat gue," tutup Lukman Sardi.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts