Dibintangi oleh Kim Min Jae dan Park Gyu Young, 'Dali and Cocky Prince' akan membawakan komedi romantis artisik. Begini penuturan tim produksi tentang totalitas menghidupkan nuansa sarat seni di lokasi syuting.
- Intan Maharani
- Senin, 30 Agustus 2021 - 12:50 WIB
WowKeren - Tim produksi "Dali and Cocky Prince" mengungkapkan totalitas krunya dalam menghidupkan suasana artistik di lokasi syuting. Drama yang dibintangi Kim Min Jae dan Park Gyu Young ini dikabarkan memindahkan seluruh isi museum seni di lokasi syuting.
Baru-baru ini, KBS2 membeberkan bahwa drama "Dali and Cocky Prince" akan mengambil lokasi utama di sebuah museum seni. Tim produksi juga menyebutkan bahwa drama ini akan membawa "romansa artistik" yang belum pernah ada sebelumnya.
"Dali and Cocky Prince" sendiri mengangkat kisah antara Kim Dali (Park Gyu Young) dan Jin Mu Hak (Kim Min Jae). Kim Dali adalah seorang peneliti pengunjung galeri seni yang intelektual dan bisa menguasai tujuh bahasa namun tidak bisa merawat diri. Sedangkan Jin Mu Hak adalah pria tanpa pendidikan baik yang pandai mencari uang.
Keduanya dipertemukan dalam suatu kesempatan tanpa mengetahui latar belakang masing-masing dan saling tertarik. Namun mereka kembali bertemu ketika galeri Kim Dali berada di ambang kebangkrutan dan melibatkan campur tangan Jin Mu Hak.
Drama ini nantinya akan berfokus pada lokasi Museum Seni Cheonsong sebagai salah satu latar belakang utama. Museum itu merupakan galeri seni perwakilan Korea yang dikelola Kim Nak Cheon (Jang Kwang), ayah Dali. Museum Seni Cheongsong terdapat tempat terbuka yang mencuri perhatian non-seniman karena punya karya berskala luas dan dapat dinikmati siapa saja. Tim produksi sengaja memindahkan seluruh museum ke lokasi syuting untuk menghidupkan kisah realistis "Dali and Cocky Prince" yang terjadi di museum.
Secara khusus, drama ini secara sempurna mewujdukan penampilan museum seni yang sebenarnya dengan bantuan pakar industru ini. Selain itu, pemirsa dapat melihat karya-karya seniman terkenal melalui drama ini. Hal ini menggugah rasa penasaran bagaimana sebuah drama dapat mengajak pemirsa menikmati karya seni lewat layar kaca.
Seorang perwakilan tim produksi membeberkan, "Untuk memberi kesenangan yang sama seperti melihat museum seni nyata, saat ini kami membangun satu set museum seni bekerja sama dengan kurator andal. Kami akan mempersembahkan hadiah spesial di layar kaca. Tolong nantikan 'Dali and Cocky Prince', sebuah karya seni yang akan digelar di satu set museum berskala luas dan tak lekang oleh waktu yang belum pernah anda saksikan sebelumnya."
Sementara itu, "Dali and Cocky Prince" merupakan drama pertama untuk jajaran Rabu dan Kamis di KBS2 setelah stasiun tersebut menjeda selama tiga bulan. Drama ini dapat mulai disaksikan pada 22 September mendatang pukul 21.30 waktu setempat.
(wk/inta)