Akui Sudah Jarang Komunikasi Dengan Mantan Suami, Aura Kasih Trauma Menikah Lagi?
Instagram/aurakasih
Selebriti

Aura Kasih kembali buka-bukaan soal kandasnya pernikahannya dengan Eryck Amaral. Bercerai usai tiga tahun menikah, benarkah Aura Kasih trauma menikah lagi?

WowKeren - Perjalanan cinta penyanyi sekaligus aktris cantik Aura Kasih memang kerap mencuri perhatian publik. Bahkan perceraian Aura dan mantan suaminya, Erick Amaral masih kerap menjadi perbincangan hangat.

Aura pun belum lama ini kembali buka-bukaan perihal pernikahannya dengan Eryck yang telah kandas. Memiliki satu putri cantik nyatanya tak membuat Aura dan Eryck berkomunikasi dengan lancar.

Sebaliknya, Aura mengakui jika komunikasinya dengan mantan suami jarang terjadi. Bahkan Eryck diklaim Aura jarang menghubungi putri semata wayang mereka, Arabella.

"Contact sih kayaknya udah jarang sih ya, sama anak juga sudah jarang sih ya," ungkap Aura di depan Feni Rose saat menjadi bintang tamu dalam acara Trans TV "Rumpi No Secret".


Meski pernikahannya dengan Eryck tak berjalan sesuai yang diharapkan, Aura menerimanya dengan ikhlas. Yang mana, momen tersebut menjadi pembelajaran baginya dan untuk Eryck pula.

"Kalau pembelajaran itu sih ya, gimana ya, aku yakin momen saat itu dan kondisi saat ini adalah proses hidup ya dan membentuk aku yang sekarang," terang Aura. "Buat dia sendiri juga pasti."

Kendati rumah tangganya tak bertahan lama, Aura mengaku sama sekali tak trauma untuk kembali membina rumah tangga. Hanya saja, Aura memerlukan waktu untuk menenangkan diri sementara waktu.

Namun, ibu satu anak itu tak setuju bila dirinya disebut trauma akan pernikahan. Pasalnya, Aura selalu berpikir positif untuk setiap masalah dan cobaan yang ada.

"Enggak sih, aku itu bukan tipe orang yang cepet trauma atau apa, tapi kalau healing itu perlu ya, kalau trauma enggak sih," pungkas Aura. "Karena aku ambil sisi positifnya aja."

Sementara itu, Aura dan Eryck resmi menikah pada 2018 lalu. Dari pernikahan tersebut keduanya dikaruniai satu putri cantik. Sayang pernikahan dua kewarganegaraan itu hanya mampu bertahan selama tiga tahun dan resmi bercerai secara verstek pada April 2021.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts