NO:EL 'SMTM 6' Ditangkap Atas Pelanggaran Lalu Lintas dan Serang Polisi, Status Anak Pejabat Disorot
Selebriti

Rapper jebolan 'SMTM 6', NO:EL ditangkap pihak berwajib karena melanggar peraturan lalu lintas dan menyerang polisi. Statusnya sebagai anak pejabat dan sedang dalam masa percobaan menjadi sorotan.

WowKeren - Rapper NO:EL, jebolan "Show Me The Money" Season 6 atau "SMTM 6" dikabarkan membuat kontroversi terbaru. Bahkan media dan netizen Korea Selatan mengenalnya lebih sebagai pembuat onar alih-alih seorang rapper.

Berdasarkan outlet media Yonhap News pada Minggu (19/9), NO:EL terlibat kecelakaan dengan mobil lain ketiika mengendarai Mercedez Benz di Banpo-dong, Seocho-gu, Seoul pukul 22.30 waktu setempat pada Sabtu (18/9).

Setelah penyelidikan digelar, kepolisian mencurigai NO:EL mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan menuntut tes kesadaran juga verifikasi identitas. Akan tetapi pemilik nama asli Jang Yong Joon itu menolak memenuhi prosedur dan memukul petugas polisi yang bertugas. Kemudian polisi menangkap, menetapkan penyelidikan dengan tuduhan menolak mematuhi tes kesadaran, lantas mengirimnya pulang.

Mendengar kabar berita ini, netizen memberikan reaksi keras. Pasalnya NO:EL bukan pertama kalinya menciptakan kontroversi padahal faktanya ia adalah anak dari Anggota Majelis Nasional, Jang Je Won. Statusnya sebagai anak pejabat tak ayal mendapatkan sorotan dari netizen.


"Bukankah dia (ayah NO:EL) harus berhenti berpolitik jika dia tidak bisa membesarkan putra satu-satunya dengan benar?" kata salah seorang netizen. "Dia harus berhenti dari politik dan merawat putranya dengan baik," sambung netizen lain. "Lagi? Lol. Dia merusak karier ayahnya," imbuh lainnya.

"Aku yakin dia tidak akan masuk penjara dan akan menewaskan seseorang saat mengemudi dalam keadaan mabuk lagi," komentar seorang netizen. "Mengemudi tanpa SIM?? Apakah dia gila?" tanya netizen yang lain. "Aku ingin tahu kenapa ia melakukan ini... apakah dia bermasalah dengan keluarganya?" ujar yang lain.

Sementara itu, NO:EL sudah meniupkan kontroversi sejak memulai kariernya ketika mengikuti acara Mnet "High School Rapper" pada tahun 2017 di mana ia dituduh melakukan prostitusi dan minum alkohol di bawah umur. Setelah dikeluarkan dari program itu, ia kembali menguji peruntungan melalui "SMTM 6" namun kejayaannya hanya berlangsung sesaat.

NO:EL kembali dikecam ketika kedapatan sering mengumpat di SNS. Kemudian pada September 2019, ia menimbulkan kehebohan setelah menabrak pengendara motor karena mengemudi saat sedang mabuk. Saat itu, NO:EL dikritik habis-habisan karena dapat berkelit dari hukum dan tidak dipenjara.

Setelah kasus itu, NO:EL didakwa atas tuduhan mengemudi dalam keadaan mabuk dan dijatuhi hukuman percobaan tahun lalu. Selama masa percobaan, ia mengabaikan janji membenahi diri dan malah menyerang pejalan kaki di Busan pada April lalu. Meski polisi sudah membuktikan ia melakukan penyerangan, jaksa menyatakan bahwa mereka tidak memiliki hak untuk menghukumnya.

(wk/inta)

You can share this post!