Leader Tim Kontestan 'Street Woman Fighter' Kecewa dengan Sistem Eliminasi, Monika Beri Saran
Naver
TV

Para leader tim kontestan ternyata kecewa dengan sistem eliminasi 'Street Woman Figther'. Sambil berdiskusi dengan sutradara produksi (PD), Monika PROWDMON punya masukan.

WowKeren - Setelah berakhirnya kompetisi "Street Woman Fighter", para leader tim kru dance yang tereliminasi sebelum final berkumpul dalam rangka wawancara pada Jumat (29/10). Kesempatan spesial itu dihadiri oleh empat dari total leader seperti Noze WAYB, Lee Jung YGX, Choi Hyojin WANT, dan Monika PROWDMON.

Jika sebelumnya sistem eliminsasi "Street Woman Fighter" sempat menuai kritik, kali ini para leader tim kontestan sendiri yang merasa tidak puas. Kekecewaan mereka berasal dari keinginan untuk menampilkan lebih banyak panggung.

Choi Hyojin yang sudah cukup veteran sebagai dancer mengaku kesulitan ketika mendapatkan misi mendadak. "Aku punya banyak aktivitas pribadi sebagai freelancer. Aku sebenarnya khawatir sejak WANT terbentuk. Member lain juga aktif bekerja secara individu, jadi kami berusaha untuk selalu bersama. Akan sangat menyenangkan jika aku punya kecenderungan memahami kepribadian mereka, tapi sulit untuk mengatur mereka ketika misi mendesak," tuturnya.

Selain itu, Choi Hyojin merasa bahwa mereka harusnya bisa menunjukkan lebih banyak kemampuan. Meski menyayangkan, ia mendapatkan pelajaran berharga dari sana. Hal senada juga diungkapkan Noze yang pulang paling awal.


"Sayang sekali kami tersingkir begitu cepat. Member kami benar-benar baik, menarik, dan lembut. Kami bukan tim yang menghilang karena acaranya berakhir, dan aku menantikan sisi luar biasa kami ditunjukkan pada dunia di masa depan," ungkap Noze.

Menanggapi kekecewaan kedua leader tersebut, sutradara produksi (PD) Choi Jeong Nam berkata, "Aku ingin menunjukkan budaya pertempuran dancer dengan baik, tapi agaknya pemirsa mencernanya dari sudut pandang berbeda. Jika da musim berikutnya, aku akan memperhatikannya dengan cermat."

Atas ucapan PD, Monika memberikan saran. Menurutnya tidak ada peraturan pasti dalam pertempuran. Jika iklim saingan sudah dimulai, hanya mereka yang tangguh dan cocok dengan acara yang tersisa karena warna persaingan sudah diciptakan bersama-sama.

"Aturan pertempuran akan berubah sedikit demi sedikit melalui umpan balik dari publik. Mungkin ada berbagai kontroversi dalam pertempuran. Namun, ada saat-saat ketika aku berada di bawah tanah. Aturannya sulit untuk diakui oleh siapapun, jadi alangkah baiknya jika berbagai aturan dirilis dan dikembangan melalui jalannya persaingan bersama-sama," terang Monika.

Sementara itu, "Street Woman Fighter" telah menutup persaingannya dengan kru HolyBang pimpinan Honey J keluar sebagai pemenang. Sedangkan spin-off program ini akan dimulai akhir tahun 2021 nanti.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait