Salah satu topik yang mereka diskusikan adalah tingkat kesulitan semua koreografi mereka, dan Winter menceritakan bagaimana mereka semua menguasai gerakan yang sulit dengan cukup cepat.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Kamis, 04 November 2021 - 11:38 WIB
WowKeren - aespa baru-baru ini comeback dengan mini-album pertama mereka, "Savage", dan title track yang menyertainya dengan judul yang sama, memukau semua orang dengan konsep mereka dan memecahkan banyak rekor sebagai girl grup rookie papan atas. Comeback yang sukses ini rupanya butuh waktu yang lama untuk dipersiapkan.
Lewat "Savage", aespa telah menunjukkan kemampuan mereka untuk mengeksekusi koreografi yang sangat sulit. Dalam wawancara baru-baru ini dengan Sakshma Srivastav dari E Now, para member duduk untuk berbicara tentang persiapan comeback terbaru mereka.
Salah satu topik yang mereka diskusikan adalah tingkat kesulitan semua koreografi mereka, dan Winter menceritakan bagaimana mereka semua menguasai gerakan yang sulit dengan cukup cepat. Namun, mereka semua berjuang sedikit dengan "Savage" saat mereka mencoba mendapatkan langkah dan getaran tarian yang tepat.
"Secara umum, aku pikir kami semua cukup cepat dalam belajar koreografi. Tapi aku harus mengatakan koreografi untuk 'Savage' sedikit lebih sulit, jadi kami butuh lebih banyak waktu untuk menjadi nyaman dengannya dibandingkan dengan koreografi sebelumnya," kata Winter.
Pemilik nama asli Kim Minjeong itu melanjutkan, "Selain itu, karena penting untuk mengeluarkan vibe 'liar' ke dalam koreografi, kami memberikan perhatian khusus untuk mengeluarkan getaran itu dalam gerakan tarian kami."
Winter kemudian mengungkapkan berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk menyempurnakan koreografi untuk "Savage". "Kami membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan untuk menyempurnakan koreografi 'Savage,'" ucapnya.
Dan semua kerja keras itu terbayar. Para member tidak hanya "membunuh" dengan visual mereka selama era "Savage", tetapi juga memamerkan kemampuan level tinggi mereka kepada penggemar di mana-mana.
(wk/dewi)