Ia telah menerima uang tunjangan sejak tahun 2008 setelah membuktikan dirinya mengalami kebutaan total. Jika ditotal, jumlah tunjangan yang ia dapat mencapai 2,7 miliar rupiah.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 17 Desember 2021 - 20:08 WIB
WowKeren - Seorang pria di Italia pada Rabu (15/12) ditangkap atas dugaan penipuan. Kasus penipuan yang dilakukannya boleh dibilang tidak biasa.
Tampaknya ia juga sama sekali tidak menduga jika polisi akan menyergapnya. Bagaimana tidak, pria yang telah menerima tunjangan pemerintah selama bertahun-tahun itu justru kedapatan mengemudi.
Tak hanya itu, sebagaimana dikatakan oleh laporan berita, ia juga bisa melakukan aktivitas seperti window shopping dan bahkan mengendarai motor. Pria tersebut diketahui berasal dari Palermo, Sisilia.
Ia telah menerima uang tunjangan sejak tahun 2008 setelah membuktikan bahwa dirinya mengalami kebutaan total akibat masalah bawaan, sebagaimana dilaporkan oleh media lokal. Jika ditotal, jumlah tunjangan yang ia dapatkan mencapai 170.000 euro atau sekitar 2,7 miliar rupiah.
Media melaporkan bahwa polisi mulai disiagakan ketika pria itu memperbarui SIM-nya pada tahun 2018 lalu, padahal sebelumnya ia mengatakan bahwa dirinya mengalami keterbatasan fisik. Polisi yang curiga pun segera melakukan pengintaian.
Pihak berwenang telah menyaksikan jika pria itu mengemudi sambil menelepon di teleponnya pada saat yang sama. Tak hanya itu, pria tersebut juga kedapatan berjalan-jalan di pusat perbelanjaan yang ramai. Belum selesai, ia bahkan mampu mengajari putrinya mengendarai motor.
Palermo Today melaporkan jika pria itu terlihat mengendarai skuter tanpa asuransi. Rupanya, pria itu sempat berurusan dengan polisi sebelumnya. Ia telah menerima hukuman penjara hampir 15 tahun dalam kasus pertama tahun lalu.
Ia disebut telah kongkalikong dengan menjadi bagian dari kelompok yang melakukan kecelakaan lalu lintas palsu untuk menerima pembayaran asuransi. Kasus tersebut sedang dalam proses banding.
Meskipun memiliki garasi, namun pria itu juga menerima basic income Italia. Ini merupakan pembayaran kesejahteraan bulanan yang diberikan kepada warga negara termiskin.
(wk/zodi)