Ariana Savannah mengatakan bahwa hidupnya telah hancur akibat pretty privilege yang dimilikinya karena itu justru membuatnya sulit mendapatkan teman.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 19 Januari 2022 - 15:19 WIB
WowKeren - Memiliki paras yang rupawan memang menjadi dambaan bagi wanita pada umumnya. Namun, apa jadinya jika paras yang cantik justru melahirkan masalah sehari-hari seperti kesulitan dalam berteman?
Seperti itulah yang dialami oleh Ariana Savannah, seorang wanita yang mengaku memiliki pretty privilege namun hal itu justru menyulitkannya untuk berteman dengan anak gadis lainnya. Masalah ini telah dialaminya sejak masih muda.
Pretty privilege diartikan sebagai orang yang memiliki paras yang lebih menarik jika dibandingkan dengan standard kecantikan masyarakat. Hal ini kerap membuat orang dengan wajah menarik memiliki lebih banyak kesempatan dibandingkan dengan orang yang memiliki paras biasa-biasa saja.
Kepada Mirror UK, ia mengatakan bahwa hidupnya telah hancur akibat pretty privilege yang dimilikinya. Betapa tidak, memiliki wajah yang terlalu cantik justru membuatnya sulit mendapatkan teman.
"Ada juga sisi buruk yang tidak dibicarakan siapa pun, dan saya akan berbicara tentang pengalaman saya sebagai seorang wanita," jelasnya. "Aku tidak punya banyak teman wanita."
Masalah itu telah dihadapinya sejak lama. "Dan itu adalah sesuatu yang telah lama saya perjuangkan dan saya tidak pernah benar-benar mengerti alasannya," lanjutnya.
Memiliki wajah cantik memang membuatnya banyak dikagumi bahkan oleh gadis lain. Mereka juga kerap memuji kecantikannya itu. Namun, terkadang ia tertipu dengan harapan kosong ketika mereka membuat rencana untuk bergaul dengannya.
"Kemudian waktunya tiba dan saya selalu ditinggalkan dan membicarakan hal buruk di belakang saya. Itu tidak masuk akal karena saya selalu bersikap baik dan tulus," keluhnya.
Dia mengakui bahwa banyak gadis yang tidak menyukainya bahkan tanpa bertemu dengannya. Akibat sulit mencari teman wanita, temannya kebanyakan berasal dari kalangan kaum Adam.
(wk/zodi)