Menyusul kesukesan 'All of Us Are Dead', sutradara membahas alasannya menggaet para aktor pendatang baru sebagai pemeran utama. Lalu bagaimana kemungkinan season 2?
- Intan Maharani
- Rabu, 02 Februari 2022 - 12:40 WIB
WowKeren - "All of Us Are Dead" saat ini menjadi salah satu K-Drama yang paling mendapat perhatian. Sejak dirilis pada Jumat (28/1), drama ini telah sukses menduduki puncak daftar acara televisi paling populer di aplikasi Netflix beberapa negara.
Mengadaptasi webtoon "Now in Our School", "All of Us Are Dead" bercerita tentang kisah Nam On Jo (Park Ji Hoo), Choi Nam Ra (Cho Yi Hyun), Lee Cheong San (Yoon Chan Young), Lee Su Hyeok (Lomon) dan teman-temannya yang berjuang bertahan hidup. Mereka terisolasi di sekolah tempat wabah virus zombie pecah dan membuat banyak siswa bertransformasi menjadi makhluk mengerikan itu.
Sehari setelah tayang, "All of Us Are Dead" menempati peringkat pertama di kategori tayangan televisi Netflix dunia berdasarkan catatan FlixPatrol pada Sabtu (29/1). Bahkan drama ini mendapatkan 100 persen skor di Rotten Tomatoes.
Dengan pencapaian ini, muncul pertanyaan apakah akan ada season 2 dari drama tersebut menyusul "Squid Game" dan "Sweet Home". Selain itu, sebagian besar pemirsa menganggap banyak pertanyaan sampai "All of Us Are Dead" berakhir dan musim selanjutnya menjadi jawaban yang tepat.
Menurut outlet berita, perlu beberapa minggu sampai Netflix memutuskan apakah sebuah tayangan akan dibuat musim keduanya. Perlu pengumpulan data dan analitik relevan seperti jumlah penonton hingga jumlah menit yang digunakan pemirsa untuk menyaksikan "All of Us Are Dead" sebelum season 2 digarap. Pihak sutradara sendiri pun belum memberikan komentar apa-apa mengenai musim selanjutnya.
Lee Jae Kyu sendiri belum bisa percaya bahwa "All of Us Are Dead" mendapat begitu banyak reaksi positif dari puluhan negara. Selain itu, ia menyampaikan betapa lega dirinya dan berterima kasih kepada aktor juga staf produksi yang sudah bekerja selama dua tahun sampai tayang.
Mengenai casting pemeran utama menggunakan aktor pendatang baru alih-alih yang sudah terkenal, Lee Jae Kyu punya alasan tersendiri. Sang sutradara ingin mewujudkan karakter yang bisa tampil sealami mungkin karena punya kemiripan dengan para aktor.
"Saat sedang melakukan casting para pemain, kupikir sangat penting bahwa aktor harus sangat mendekati karakter yang ingin kami gambarkan. Pada akhirnya, aku benar-benar memilih pemain yang mirip dengan para karakter di kehidupan nyata, terutama jika mereka sangat emosional dengan cara sendiri yang menurutku juga merupakan poin plus," terang Lee Jae Kyu.
Sementara itu, "All of Us Are Dead" telah mendominasi puncak peringkat di 46 negara yang dilayani Netflix. Sedangkan di Indonesia sendiri, drama ini menempati No. 1 disusul dengan "Our Beloved Summer".
(wk/inta)