Pada 28 Februari, Peneliti Investasi Shinhan Ji In Hae baru mengusulkan harga target 89.000 KRW (74 USD) untuk YG Entertainment dan opini investasi beli yang juga menyangkut jadwal comeback para artis.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Selasa, 01 Maret 2022 - 08:52 WIB
WowKeren - Harga saham YG Entertainment diperkirakan akan naik. Ini karena diharapkan semua artis di bawah agensi tersebut akan melanjutkan aktivitas mereka dan mencapai hasil yang baikm termasuk BLACKPINK *Black Pink) yang comeback-nya telah begitu dinantikan.
Pada 28 Februari, Peneliti Investasi Shinhan Ji In Hae baru mengusulkan harga target 89.000 KRW (74 USD) untuk YG Entertainment dan opini investasi beli. Pada 25 Februari, hari perdagangan sebelumnya, harga saham YG Entertainment ditutup pada 64.800 KRW (54 USD).
Peneliti Ji memperkirakan, "YG Entertainment akan terus mencapai pertumbuhan pendapatan yang tinggi dengan pengoperasian penuh semua bintangnya." BIG BANG akan melanjutkan aktivitasnya dan masih dievaluasi sebagai grup unggulan yang signifikan dalam hal kontribusi YG Entertainment terhadap penjualan.
Peneliti Ji menjelaskan, "Kami menantikan kegiatan yang berpusat di Jepang yang dapat memberikan pengaruh terbesar dibandingkan dengan Korea." Selain itu, peneliti mengatakan girl group global BLACKPINK juga akan comeback setelah musim panas atau pertengahan 2022 ini, yang cukup lama mengingat kini masih Maret.
BLACKPINK awalnya dijadwalkan untuk melakukan comeback pada kuartal keempat tahun lalu, tetapi comeback mereka ditunda hingga girl grup tersebut dapat melakukan tur global. Tidak hanya BIG BANG dan BLACKPINK yang akan comeback, tapi juga boy grup iKON yang beranggotakan enam orang juga akan memulai aktivitas mereka pada kuartal kedua tahun ini.
Boy grup TREASURE juga akan menampilkan pertunjukan hybrid yang menggabungkan offline dan online mulai April dan bersiap untuk comeback lagi di paruh kedua tahun ini. YG Entertainment juga memiliki rencana untuk memperkenalkan girl grup baru tahun ini.
YG Entertainment diharapkan menghasilkan pendapatan sebesar 491,5 miliar KRW (408 juta USD) dan laba operasional sebesar 70,7 miliar KRW (58,8 juta USD) secara konsolidasi pada tahun 2022. Dibandingkan dengan tahun 2021, penjualan meningkat sebesar 38,2% dan laba operasional sebesar 39,9 %, masing-masing.
(wk/dewi)