Sangat disayangkan jika channel YouTube A.C.E yang telah menjadi salah satu konten menghibur para penggemar terpaksa harus dihapus karena mengalami kendala yang berbahaya demi keamanan privasi.
- Takiara
- Senin, 11 April 2022 - 10:48 WIB
WowKeren - Tidak sedikit figur publik menjadi sasaran dari komentar jahat. Bahkan dari serangan hacker tidak bertanggung jawab pun juga berpotensi besar bagi sebuah figur publik yang terkenal dimana kejadian tidak mengenakkan ini dialami oleh boy grup A.C.E.
Pada Minggu (10/4), agensi A.C.E yaitu BEAT Interactive, melaporkan bahwa channel YouTube resmi A.C.E telah dihapus. Hal ini dilakukan karena agensi menyelidiki adanya ulah hacker yang meretas channel YouTube tersebut.
"Halo, ini BEAT Interaktif. Kami membuat pengumuman mengenai peretasan saluran YouTube resmi A.C.E. Hari ini, akun yang ditautkan ke saluran YouTube resmi A.C.E dan channel YouTube resmi BEAT telah diretas, dan semua alat masuk (alamat email sekunder, nomor telepon pemulihan, kode cadangan verifikasi dua langkah, dan lain-lain) telah diubah," ungkap pihak agensi.
Aksi peretasan ini bermula ketika pihak tim agensi A.C.E hendak mengunggah video. Namun, video tersebut ternyata belum dikonfirmasi untuk diunggah tetapi bisa langsung tayang.
"Setelah peretasan, video yang belum dikonfirmasi diunggah ke saluran dan akun itu kemudian dihapus. Saat ini, kami telah mengajukan pertanyaan ke YouTube dan Google terkait masalah peretasan ini. Kami akan segera membuat pengumuman lain tentang tanggapan [yang kami terima] mengenai hal di atas. Kami mohon maaf karena telah merepotkan para penggemar yang menggunakan saluran YouTube resmi A.C.E., terima kasih," ungkap pihak agensi.
A.C.E sendiri merupakan boy grup yang debut pada tahun 2017 di mana terdiri dari 5 anggota. Kini, anggotanya yakni Donghun sedang menjalani wajib militernya. Dilaporkan juga Kim Byeongkwan sebagai member keempat dari grup ini juga menyusul rekannya untuk menjalani wajib militer pada hari ini, Senin (11/4).
Sementara itu, A.C.E sendiri sebelumnya telah melakukan comeback terakhir mereka pada Agustus 2021 lewat album "Changer: Dear Eris" dengan full album kedua. Pada 5 Februari 2021 diumumkan bahwa grup tersebut dikelola bersama oleh SWING Entertainment.
(wk/taki)