Dispatch mengadakan sesi tanya jawab untuk menjawab rasa penasaran publik. Pertanyaan pertama terkait BTS menyangkut opini bahwa mereka telah meningkatkan prestise nasional.
- Chusnul Chotimah
- Rabu, 27 April 2022 - 13:13 WIB
WowKeren - Masalah wajib militer BTS (Bangtan Boys) menjadi topik hangat di Korea Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Muncul kontroversi atas wacana pembebasan wajib militer grup yang digawangi RM (Rap Monster) dan kawan-kawan ini.
Dikatakan bahwa masalah dinas militer ini bukan hanya tentang, "Ayo kirim BTS (ke militer) atau tidak." Sebelum menempatkannya di talenan, publik diharapkan memiliki pemahaman yang jelas tentang sistem ini.
Baru-baru ini Dispatch mengadakan sesi tanya jawab untuk menjawab rasa penasaran publik. Pertanyaan pertama terkait BTS menyangkut opini bahwa mereka telah meningkatkan prestise nasional.
Menurut Institut Penelitian Budaya dan Pariwisata Korea, efek riak ekonomi dari konser BTS mencapai 1,2 triliun won. Jika ada 10 konser, efek ekonominya mencapai 12 triliun won.
Jika ARMY global mencapai setengah dari penonton, penciptaan konsumsi akan menjadi 742,2 miliar won, efek bujukan produksi akan menjadi 1,2 triliun won dan efek bujukan nilai tambah akan menjadi 570,5 miliar won.
Las Vegas telah merasakan manfaat finansial dari pengaruh luar biasa dari BTS. Jumlah orang yang berkumpul di pertunjukan air mancur Bellagio saja adalah 200 ribu, sedangkan 114 ribu orang mengunjungi toko pop-up dan pameran foto.
Ini dua kali lipat jumlah pengunjung CES (45 ribu). Lebih dari 10 ribu orang mengunjungi restoran makanan Korea bertema BTS, dan 3.500 kamar bertema BTS yang diadakan di 11 hotel di bawah MGM terjual habis.
Namun ada prasangka bahwa budaya populer bukan seni, sehingga membuat BTS dipandang tidak layak mendapatkan pembebasan militer. Lantas apa kata Dispatch tentang ini?
Menurut Dispatch, Undang-Undang Dinas Militer saat ini masih pada tahun 1973. Tidak luput dari rumusan "musik klasik = peningkatan gengsi bangsa" dan "musik tradisional = pengembangan budaya."
Namun 50 tahun telah berlalu. K-Pop mengguncang dunia. Beberapa orang bahkan menyebut konser BTS sebagai Olimpiade. Penonton dari seluruh dunia mengibarkan bendera nasional mereka.
Jelas, BTS adalah kontributor nomor satu untuk mempromosikan Korea. Mereka adalah karakter utama dalam memperluas Hallyu ke dunia. Efek ekonomi mereka tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut.
Mengenai arah Undang-Undang Dinas Militer 2022, Dispatch menyebutkan bahwa ini adalah era di mana BTS lebih banyak dicari daripada "Korea" sendiri. Namun, undang-undang dinas militer Korea masih bergantung pada kompetisi internasional yang ditetapkan oleh UNESCO.
Meski tidak disebutkan secara gamblang, penjelasan Dispatch di atas disebut menegaskan bahwa BTS sebenarnya layak diberi pembebasan militer. Bagaimana menurut kalian?
(wk/chus)