Shani merupakan salah satu member yang sudah lama bergabung di JKT48. Ternyata, Shani memiliki alasan tersendiri mengapa hingga saat ini belum lulus dari JKT48.
- Dessy Novitasari
- Jumat, 03 Juni 2022 - 17:10 WIB
WowKeren - JKT48 merupakan salah satu girl group yang masih eksis hingga saat ini. Bahkan, sudah 10 tahun JKT48 berkarya di industri musik Tanah Air.
Selama itu, ada member yang datang dan pergi. Namun ada juga yang masih terus bertahan sampai saat ini. Salah satu contohnya adalah Shani. Shani merupakan anggota generasi ketiga JKT48, yang saat ini berada di Tim KIII sejak 1 Desember 2016 lalu.
Ternyata, Shani memiliki alasan tersendiri mengapa begitu konsisten untuk bertahan menjadi bagian JKT48. Menurut Shani, tanggung jawabnya di JKT48 masih belum selesai.
"Aku konsisten karena masih ada tanggung jawab, belum selesai, karena sekarang dikasih kepercayaan buat jadi captain gitu," ungkap Shani dalam konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (2/6).
Selain itu, Shani ingin meninggalkan nilai-nilai positif bagi JKT48 apabila sudah hengkang nanti. Saat ini, Shani pun mengaku sedang mempersiapkan semuanya.
"Jadi aku ingin nanti setelah aku lulus, aku bisa mempercayakan JKT48 buat adik-adik aku gitu. Sekarang aku mempersiapkan itu semua," kata Shani. "Bukan berarti aku mau graduate ya, itu masih lama. Cuma, ya aku ingin setelah aku keluar dari JKT itu aku sudah tenang. Harus di sini dulu."
Untuk merayakan 10 tahun berkarya JKT48, Shani bakal ikut serta dalam sebuah konser akbar bertajuk "Heaven" di Istora Senayan Jakarta pada 6 Agustus 2022 mendatang. Konser ini akan menjadi puncak perayaan ulang tahun JKT48 yang ke 10.
Selain menggelar konser, JKT48 juga bakal merilis single terbarunya yang berjudul "Flying High" pada 17 Juni 2022. Single tersebut sekaligus menandai kiprah JKT48 di dunia musik Tanah Air selama 10 tahun.
JKT48 juga bakal mengadakan tur ke 6 kota pada 25 Juni hingga 3 Juli 2022. Selama tur, grup yang kini beragontakan 37 member itu bakal hadir di Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.
(wk/dess)