Serial drama terbaru dari Netflix 'Money Heist: Korea - Joint Economic Area' kembali menuai kritikan. Pasalnya, drama ini telah menayangkan tayangan secara perdana namun hanya 6 episode saja.
- Takiara
- Senin, 27 Juni 2022 - 18:35 WIB
WowKeren - "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" mendapatkan kritik setelah remake ini dirilis. Pasalnya, serial yang diadaptasi dari "Money Heist" Spanyol ini dibagi dalam dua bagian episode yang berbeda.
Acara ini merupakan salah satu K-drama yang paling dinanti tahun ini, namun beberapa pemirsa mengungkapkan kekecewaan mereka karena hal ini. Acara Netflix yang dibintangi oleh Yoo Ji Tae cs ini didasarkan pada serial kriminal pencurian Spanyol "La Casa De Papel" dari "Money Heist" yang dibuat oleh Alex Pina. Setelah respon luar biasa dari pemirsa dan beberapa musim, raksasa streaming mengumumkan adaptasi Korea yang menampilkan karakter baru.
Penantian panjang berakhir karena para penggemar dapat melihat serial ini dalam remake Korea yang menampilkan jajaran pemain bertabur bintang pada 24 Juni. Sementara "Money Heist" asli menargetkan Spanish Royal Mint, adaptasi Korea menciptakan mint fiksi Area Ekonomi Gabungan untuk Korea Selatan dan Utara. Di sini, para pemain berniat untuk merampok 4 triliun won menjadikannya salah satu perampokan terbesar dalam sejarah.
Pada penayangan perdananya, Netflix merilis bagian 1 dengan total enam episode. Sedangkan untuk bagian kedua belum dikonfirmasi. Dengan ini, pemirsa kecewa karena membaginya menjadi dua bagian seperti yang mereka lakukan dengan serial Amerika "Stranger Things" musim 4 di mana raksasa streaming itu membaginya menjadi volume satu dan dua.
Atas hal ini, media outlet mengumpulkan keluhan pemirsa bahwa pengalaman menonton mereka telah terganggu karena diharuskan menunggu berbulan-bulan lagi untuk mendapatkan bagian kedua. Selain itu, banyak yang beranggapan Netflix terlalu banyak menggoda publik dan menyebut perusahaan itu murah karena memanfaatkan seri tersebut.
Menariknya, laporan itu juga mencatat bahwa keputusan dari raksasa streaming itu mungkin mencegah pemirsa berhenti berlangganan karena mereka harus menunggu dan menonton bagian kedua. Selain itu, outlet juga menunjukkan bahwa Netflix memperkirakan bahwa jumlah pelanggan akan berkurang 2 juta lagi pada kuartal kedua di tahun 2022 sehingga metode memisahkan serial menjadi dua bagian akan mencegah pemirsa meninggalkan platform.
Terlepas dari beberapa kritik, "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" berada di peringkat ketiga dalam 10 acara TV teratas Netflix di seluruh dunia. Seperti yang dicatat oleh Flix Patrol, adaptasi Korea memperoleh 625 poin di sebelah "Man Vs. Bee" dan "The Umbrella Academy."
(wk/taki)