Alur Diprotes Mirip Versi Asli, Sutradara 'Money Heist Korea' Simpan 'Amunisi' di Bagian 2?
TV

Terlepas dari popularitasnya, 'Money Heist: Korea - Joint Economic Area' menghadapi berbagai kritik salah satunya tentang alur mirip versi asli. Begini kata sutradara mengenai kemiripan alur.

WowKeren - Saat ini, "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" sedang menjadi pembicaraan hangat sejak merilis 6 episode sekaligus pada 24 Juni lalu. Drama adaptasi serial Spanyol terkenal "Money Heist" ini menempati peringkat 1 kategori acara TV Netflix Indonesia per Rabu (29/6).

Berlatar belakang saat menuju perdamaian Korea Utara dan Selatan pada tahun 2025, "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" mengangkat kisah perampokan ambisius rancangan Profesor (Yoo Ji Tae). Perampokan yang melibatkan 8 personel pencuri tersebut menargetkan uang tunai baru sejumlah 4 triliun di Unified Royal Mint yang terletak di kawasan netral antara 2 Korea.

Segera setelah "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" tayang, berbagai respons muncul. Salah satunya adalah protes tentang alur yang serupa dengan versi aslinya meski yang Korea menambahkan ciri khas sendiri.

Sutradara Kim Hong Sun rupanya mengaku banyak mengambil adegan mirip dengan versi asli "Money Heist". Meski begitu, ia berusaha untuk tetap memberikan pembeda besar seperti pengaturan area ekonomi bersama yang semakin membuat pertarungan senjata semakin realistis.


"Meski ada banyak adegan yang mirip serial aslinya, aku bertanya pada diri sendiri apakah perampokan bank dengan senjata benar-benar mungkin terjadi di Korea, di mana kepemilikan senjata dilarang," kata sutradara. "Pengaturan area ekonomi brsama dalam waktu dekat kami adalah sesuatu yang membuat pertarungan senjata menjadi realistis dan meyakinkan."

Menyadari ada beragam pendapat muncul, Kim Hong Sun bilang sesuatu tentang bagian kedua. Ia berharap bisa memenangkan penggemar asli "Money Heist" dengan "amunisi" yang masih disimpan. Mengingat di bagian pertama belum mencapai klimaks perampokan Unified Royal Mint.

"Aku tidak bisa memberi tahu anda secara detail, tetapi cerita dari anggota geng akan dikembangkan dan karakter baru mungkin muncul juga. Ketegangan seru antara geng dan polisi akan mencapai klimaksnya. Silakan menantikan bagian keduya, kuharap mereka bisa menikmati drama lengkapnya," jelas Kim Hong Sun.

Sementara itu, kisah "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" masih akan berlanjut di bagian 2. Meski belum ada keterangan resmi, rencananya kelanjutan drama ini bakal tayang tahun 2022.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait