Setelah terdiam beberapa detik, Hyun Bin berhasil menyebutkan nama Jimin. Namun karena merasa takut, sang aktor meminta PD Na Young Suk untuk melakukan blur pada wajahnya.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Sabtu, 10 September 2022 - 10:15 WIB
WowKeren - Hyun Bin menjadi bintang tamu "The Game Caterers" yang dirilis di YouTube pada Jumat (9/10). Ia datang bersama para pemain "Confidential Assignment 2: International" lainnya yakni Yoo Hae Jin, Yoona SNSD, Daniel Henney dan Jin Sun Kyu.
Seperti bintang tamu lainnya, PD Na Young Suk menantang para aktor ini bermain game menebak wajah selebriti. Hyun Bin tampil cukup apik karena berhasil menjawab dua nama selebriti di babak pertama yakni Yoo Ah In dan Jennie BLACKPINK.
Sebenarnya para pemain "Confidential Assignment 2: International" berhasil menjawab semua nama aktor dengan benar di babak pertama. Namun atas permintaan khusus dari PD Na Young Suk, mereka melanjutkan ke babak berikutnya.
Di babak selanjutnya inilah mereka mulai melakukan kesalahan. Salah satunya adalah Hyun Bin yang gagal menjawab wajah Jimin BTS dengan cepat di babak keempat. Begitu gagal menjawab, Yoona langsung mengkhawatirkannya.
"Oppa apa kamu akan baik-baik saja?" tanya Yoona. Namun setelah terdiam beberapa detik, Hyun Bin berhasil menyebutkan nama Jimin dengan benar. Hyun Bin pun merasa khawatir dan meminta PD Na Young Suk untuk melakukan blur pada wajahnya.
PD Na kemudian memberikan penghiburan untuk Hyun Bin. "Aku akan membawa foto Hyun Bin saat bermain permainan ini dengan Jimin nanti. Aku akan membuatnya melakukan kesalahan, jadi kalian akan skornya akan sama," tutur sang PD.
Namun Hyun Bin menolak tawaran PD Na Young Suk tersebut. "Tidak, skornya seharusnya tidak sama. Aku tidak mau skornya sama," jawab Hyun Bin. Untungnya saat tersisa tiga hadiah di meja, kelima aktor akhirnya berhasil menjawab semua nama dengan benar.
Sementara itu, film "Confidential Assignment 2: International" sudah dirilis sejak 7 September lalu. Film ini menceritakan kisah detektif Korea Utara yang bekerja sama dengan polisi Korea Selatan dan anggota FBI untuk menangkap penjahat.
(wk/amal)