Iedil Dzuhrie Alaudin menjadi salah satu karakter antagonis dalam film 'Miracle In Cell No. 7'. Sifat asli yang dimiliki Iedil pun dibongkar Hanung Bramantyo.
- Dessy Novitasari
- Rabu, 14 September 2022 - 19:46 WIB
WowKeren - Iedil Dzuhrie Alaudin menjadi salah satu aktor yang membintangi film "Miracle In Cell No. 7". Dalam film tersebut, Iedil memerankan karakter antagonis bernama Willy Wibisono.
Namun berbeda dari film, Hanung Bramantyo blak-blakan membongkar sifat asli Iedil. Hal ini disampaikan Hanung Bramantyo dalam unggahannya di akun Instagram pribadi. Hanung Bramantyo terlihat membagikan behind the scene film "Miracle In Cell No. 7".
Suami Zaskia Adya Mecca itu memberikan pujian ke Iedil sebagai aktor berbakat. Hanung bahkan mengaku memanfaatkan kemampuan akting Iedil. Sehingga berhasil membuat para penonton merasa kesal dan marah saat melihat akting Iedil di "Miracle In Cell No. 7".
"Aktor @iedilputra sejatinya orang baik dan sopan. Karena saya tau dia aktor berbakat, saya manfaatkan kemampuan aktingnya untuk membuat penonton kesal dan marah," tulis Hanung Bramantyo di Instagram pada hari ini, Rabu (14/9).
"Ya, iedil saya minta berperan menjadi ketua partai yang sangat berkuasa. Saking berkuasanya, hingga hukum berada di genggamannya, yang tak segan-segan dia gunakan untuk menekan orang yang tidak dia sukai," sambung Hanung Bramantyo.
Selain itu, Hanung Bramantyo mengaku sempat merasakan dejavu karena film "Miracle In Cell No. 7". Hanung Bramantyo teringat saat ia duduk di ruang BAP kepolisian.
"Miracle adalah film yang membuat saya dejavu. Ngingetin kursi panas pengadilan dan ruang BAP kepolisian yang dulu pernah saya duduki. Seperti bapak Dodo, tidak ada seorangpun yang menemani," kata Hanung Bramantyo.
Beberapa kali, Hanung Bramantyo mengaku sempat menenangkan diri saat melakukan syuting film tersebut. "Disaat shooting, sering saya keluar lokasi sekedar menenangkan diri. Atau menyibukkan diri menulis skenario film lain yang lebih ringan agar hati adem," ucap Hanung Bramantyo.
"Untung saya ditemani orang-orang hebat seperti @lumisu_pasolang dan Frans Paat ( Art ), yang mampu menyuguhkan visual yang pas. Hingga penonton bisa ikut ngrasain perasaan saya saat itu. Big thanks!!" pungkas Hanung Bramantyo.
(wk/dess)