MAMA 2022: Jeon Somi Nge-MC Gunakan Bahasa Inggris Full Tuai Kritik
Twitter/MnetMAMA
Selebriti
MAMA 2022

Selama MAMA 2022, Jeon Somi secara eksklusif menggunakan bahasa Inggris saat membawakan acara. Keputusan penyelenggara membuat Jeon Somi berbahasa Inggris menuai kritik dari media dan netizen setempat.

WowKeren - Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2022 hari pertama telah digelar di Kyocera Dome, Osaka, Jepang pada Selasa (29/11). Didapuk menjadi MC, Jeon Somi menuai kritik karena secara eksklusif membawakan acara tersebut dengan bahasa Inggris.

MAMA 2022 menjadi ajang penghargaan yang paling dinantikan penggemar K-Pop seluruh dunia. Menampilkan IVE, NewJeans, LE SSERAFIM, NMIXX, Kep1er, TXT, Stray Kids hingga KARA, Hyorin dan BIBI, hari pertama ajang tersebut meninggalkan kesan bagi penggemar.

Segera setelah MAMA 2022 tayang, media dan netizen Korea mengeluhkan bagaimana Jeon Somi menggunakan bahasa Inggris. Meski sebenarnya mereka mengakui kelihaian Jeon Somi dan betapa fasihnya ia menambah keseruan acara tersebut. Sehingga protes dan kritik pada dasarnya dilayangkan pada penyelenggara.

Media setempat dan netizen sama-sama menganggap interaksi antara MC dan artis menjadi canggung. Pasalnya setiap pertanyaan berbahasa Inggris dijawab dengan bahasa Korea.


Poin kritik lainnya terhadap MAMA 2022 bukan soal bahasa, namun juga keputusan memilih lokasi di Jepang . Netizen juga menyoroti upaya aktris Jepang Mio Imada berusaha menyapa penggemar dengan Bahasa Korea yang kontras dengan upaya acara lebih banyak menggunakan bahasa Inggris.

Media dan netizen Korea menganggap bahwa K-Pop dicintai karena ciri khas tersendiri termasuk dalam penggunaan bahasa Korea pada setiap karya. Sehingga penggunaan bahasa Inggris dalam ajang penghargaan musik Korea dianggap terlalu memaksakan diri.

"Serius, LOL. Cukup (host) pakai bahasa Korea, tolong…," kata salah satu netizen. "Ini adalah contoh utama mengapa MAMA tidak punya akar," sahut netizen lain. "Mereka benar-benar maksa," imbuh yang lain.

"Membawakan acara dalam bahasa Inggris sementara di Jepang adalah lambang melakukan terlalu banyak, LOL. K-Pop dicintai di luar negeri karena kelebihannya sendiri. CJ (perusahaan induk Mnet) memalukan (penggemar Korea) dengan menjadi sampah di negara lain," komentar seorang netizen.

(wk/inta)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait