Dalam serangkaian laporan strategi terbaru yang menguraikan inisiatif pertumbuhan perusahaan SM Entertainment, co-CEO Tak Young Joon mengumumkan tujuan ambisius agensi untuk 'menjadi agensi K-Pop #1 yang tak terbantahkan di industri ini'.
- Aissah Vara
- Kamis, 23 Februari 2023 - 12:33 WIB
WowKeren - SM Entertainment baru saja merilis video yang menguraikan strategi ekspansi global untuk SM 3.0 dimana di dalamnya termasuk target penjualan tahunan sebesar USD1,4 miliar pada tahun 2025. Dalam serangkaian laporan strategi terbaru yang menguraikan inisiatif pertumbuhan perusahaan SM Entertainment, co-CEO Tak Young Joon mengumumkan tujuan ambisius agensi untuk "menjadi agensi K-Pop #1 yang tak terbantahkan di industri ini".
Pertama, untuk SM 3.0: Ekspansi Global & Strategi Investasi Tak Young Joon mengungkapkan, "Pada tahun 2025, sasaran penjualan tahunan kami akan menjadi 1,8 triliun KRW (USD 1,4 miliar), dan sasaran laba operasi tahunan kami akan menjadi 500 miliar KRW (USD 384,7 juta). Karena masalah struktur manajemen internal berbasis kekuasaan, Nilai kompetitif SM Entertainment di pasar sejauh ini diremehkan. Namun, jika kami dapat memenuhi inisiatif 'SM 3.0' pada tahun 2025, kami tidak ragu bahwa angka tersebut akan sangat terjangkau."
Selanjutnya, direktur SM Entertainment Park Joon Young menyampaikan niat perusahaan untuk memperluas bisnisnya ke pasar global dalam tiga tahap. "Tahap pertama terdiri dari promosi dan ekspansi global dengan produksi kreatif dalam negeri sebagai pusat distribusi. Tahap kedua akan terdiri dari pemindahan operasi termasuk manajemen dan distribusi ke luar negeri, dengan produksi kreatif dan pengembangan IP masih berpusat di Korea. Tahap ketiga selanjutnya akan membangun semua operasi yang dimulai dengan produksi kreatif, A&R, manajemen, dan distribusi di pasar sasaran di luar negeri," ujarnya.
Kemudian entang strategi ekspansi global yang berkaitan dengan masing-masing wilayah, Park Joon Young menjelaskan, "Segera pada tahun 2023, SM Entertainment akan mendirikan badan usaha di Jepang yang menampung basis operasi globalnya sendiri, termasuk casting, pelatihan, A&B, dan banyak lagi. Kemudian, dimulai dengan debut NCT Tokyo pada paruh kedua tahun 2023, yang kedua fase proyek ekspansi global akan berlanjut ke pendirian badan produksi dan distribusi kreatif global di Jepang. Untuk menyusup ke pasar musik AS dengan cara yang paling efisien, SM Entertainment akan mengejar inisiatif seperti kemitraan strategis dan investasi skala besar."
"Melalui kemitraan strategis, pusat distribusi global juga akan diperkenalkan di AS, serta opsi potensial untuk mengakuisisi badan manajemen yang ada di negara tersebut. Selain mempromosikan artis domestik di pasar A.S., pada paruh kedua tahun 2024, kami berencana untuk mendebutkan pemeran artis baru dan dilatih di A.S. Di Asia Tenggara, kami berencana memperluas pertunjukan dan aktivitas artis yang sudah ada. Setelah itu, kami secara bertahap berencana merekrut peserta pelatihan dengan latar belakang Asia Tenggara untuk menghasilkan grup baru yang menargetkan pasar ini," pungkas Park Joon Young. Sedangkan yang terakhir, dalam rencana strategi ini, artis virtual pertama SM Entertainment, Naevis, menyampaikan sambutannya kepada publik.
(wk/aiss)