Bang Si Hyuk Singgung Status BTS & BLACKPINK Saat Bahas Krisis K-Pop
hani.co.kr/Twitter/bts_bighit/BLACKP
Selebriti

Bang Si Hyuk menegaskan bahwa K-Pop menjadi industri global yang beroperasi hanya ketika menargetkan pasar domestik dan luar negeri secara bersamaan. Namun mereka kini menghadapi krisis.

WowKeren - Bang Si Hyuk menjadi pembicara pada Forum Kwanhun yang diadakan di Seoul pada Rabu (15/3). Pendiri HYBE itu awalnya membicarakan soal sindrom K-Pop serta status BTS & BLACKPINK sebagai IP super.

Bang Si Hyuk mengungkap, "K-pop menciptakan sindrom. Boy grup BTS dan girl grup BLACKPINK dianggap IP super. Bisnis konten K adalah bisnis ekspor utama nasional yang digunakan sebagai katalis untuk merevitalisasi bisnis lain seperti fashion, barang konsumsi, dan pendidikan."

Bang Si Hyuk mengungkap bahwa pasar K-pop Korea telah mendorong perhatian pada ras dan memiliki dampak budaya. "Kami menantikan untuk menemukan pencipta berbakat dan memasuki budaya global. Segala sesuatu yang kita lakukan memiliki dampak geografis," imbuhnya.

Bang Si Hyuk menegaskan bahwa K-Pop kini menjadi industri global yang terus beroperasi hanya ketika menargetkan pasar domestik dan luar negeri secara bersamaan. "Kita harus memiliki rasa krisis daripada puas dengan prestasi yang membanggakan," curhatnya.


"Meski ada pencapaian luar biasa, ada banyak gunung yang harus diatasi saat memandang dunia secara keseluruhan. Pangsa penjualan album global kami kurang dari 2 persen. Universal, Sony dan Warner Music menyumbang 67,4 persen. Singkatnya, K-pop saat ini seperti David," tuturnya.

Bang Si Hyuk membeberkan bahwa pertumbuhan K-pop kini menghadapi krisis karena melambat di pasar global seperti Amerika Serikat. "Chart-in menurun sebesar 53 persen dan ekspor ke pasar musik juga menunjukkan tren penurunan dari tahun 2020. Ada K-pop global, tetapi tidak ada perusahaan K-pop yang luar biasa," lanjutnya.

Di sisi lain, Bang Si Hyuk sebelumnya membahas soal keputusannya mundur dari akuisisi saham SM Entertainment. "(Akuisisi) adalah untuk artis dan penggemar, tetapi kami tidak cukup perhatian di beberapa bagian. Sebagai orang yang mengelola artis, aku merasa tidak enak dan patah hati," ujarnya.

Bang Si Hyuk menegaskan bahwa HYBE sebenarnya menginginkan kebahagiaan para artis dan penggemar. Namun karena perseteruan akusisi ini malah membuat mereka menderita, maka HYBE mengambil keputusan untuk berhenti dan membaiarkan Kakao mengambil alih. Bagaimana menurutmu?

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait