Bang Si Hyuk Bahas Masa Kontrak BTS, Tak Janji 2025 Bisa Comeback Full Member
YTN/Facebook/bangtan.official
Selebriti

Bang Si Hyuk menolak untuk mengungkapkan tanggal wamil member BTS. Bos Jungkook cs itu menyatakan bahwa wamil adalah informasi pribadi yang tidak dapat diungkapkan.

WowKeren - Bang Si Hyuk membahas berbagai hal seputar BTS kala diundang menghadiri Forum Kwanhun pada Rabu (15/3). Salah satu yang dibahas pendiri HYBE itu adalah masa kontrak grup RM cs yang dikatakan berakhir pada penghujung 2024 mendatang.

"Aku berhati-hati untuk berbicara karena negosiasi kontrak dengan grup sebesar BTS mungkin memiliki konsekuensi di masyarakat. Mengenai masalah militer mereka, kupikir kita bisa menyelesaikannya dalam jangka waktu kontrak," ujar Bang Si Hyuk.

"Apa pun yang kukatakan di luar ini melampaui batasku," lanjut bos Suga cs itu. Bang Si Hyuk sebelumnya juga sudah mengungkap tidak bisa berjanji bahwa BTS akan bisa comeback full member pada 2025 mendatang.

"Aku berkata berharap grup akan memulai kembali promosi pada tahun 2025, tetapi tolong jangan salah paham tahun itu sebagai tahun mereka comeback, karena kalian tidak pernah tahu akan adanya masalah dalam wamil," tuturnya.


Namun Bang Si Hyuk menolak untuk mengungkapkan tanggal wajib militer member BTS lainnya. Bos Jungkook cs itu menyatakan bahwa wamil adalah informasi pribadi yang tidak dapat diungkapkan dengan mudah.

Diketahui bersama, Jin sudah memulai masa wamilnya pada awal Desember 2022 lalu. Sedangkan J-Hope belum lama ini mencabut penangguhan wamilnya. Dengan pencabutan itu berarti J-Hope bisa kapan saja dipanggil untuk menjalani wamil.

Dalam pembahasannya, Bang Si Hyuk juga mengklaim bahwa K-pop sedang mengalami "krisis" dilihat dari indeksnya yang menurun. Saat ini, K-pop menyumbang 2 persen dari penjualan album global. Sedangkan perusahaan industri musik luar negeri menyumbang lebih banyak.

Jumlah lagu K-Pop yang mencapai tangga lagu luar negeri pun turun 53 persen. Dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, kawasan Asia Tenggara mengalami pertumbuhan negatif. Ditambah lagi jumlah pendengar di Spotify turun 23 persen.

Bang Si Hyuk mengungkap, "K-pop menciptakan sindrom. Boy grup BTS dan girl grup BLACKPINK dianggap IP super. Bisnis konten K adalah bisnis ekspor utama nasional yang digunakan sebagai katalis untuk merevitalisasi bisnis lain seperti fashion, barang konsumsi, dan pendidikan."

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait