Sebagai permulaan, pakaian Jisoo dikatakan tidak menonjolkan tubuhnya dengan baik, dengan terlalu banyak detail ruffle. Selain itu, beberapa netizen membandingkan Jisoo dengan member lain.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Rabu, 19 April 2023 - 21:02 WIB
WowKeren - Pada 15 April waktu setempat, BLACKPINK membuat sejarah dengan menjadi artis K-pop pertama yang tampil di salah satu festival musik terbesar di dunia, Coachella. Namun, beberapa netizen mengolok-olok penampilan Jisoo, membandingkannya dengan member lain, dan membuat komentar pedas.
Sebagai permulaan, pakaian Jisoo dikatakan tidak menonjolkan tubuhnya dengan baik, dengan terlalu banyak detail ruffle dan bentuk yang kurang bagus. Selain itu, beberapa netizen membandingkan Jisoo dengan member lain yang mengklaim bahwa gerakannya tidak begitu cepat dan stabil.
Kemudian, saat Jisoo membawakan penampilan solo untuk lagu barunya, "Flower", netizen Tiongkok meninggalkan komentar pedas. Menurut mereka, Jisoo mengenakan riasan, gaya rambut, dan pakaian yang rumit, tetapi kecantikannya adalah satu-satunya hal yang bersinar. Tariannya kaku dan ekspresi wajahnya tidak mengesankan, kata mereka, menambahkan bahwa koreografi "Flower" adalah yang paling sederhana di antara empat penampilan solo.
"Gerakan tubuhnya kaku, ekspresinya normal, nggak ada yang mengejutkan tentang ini, terutama jika dibandingkan dengan member BLACKPINK lainnya," komentar netizen. "Bukankah 'Flower' adalah koreografi termudah dari semuanya? Kenapa Jisoo tampil paling kaku?" kata netizen lainnya. "Jujur, aku pikir Jisoo adalah performer yang bagus, tapi dia tidak berada di level 'wow'," ujar yang lain.
Di sisi lain, suara nyanyian live Jisoo juga diperdebatkan. Sementara sang idol stabil, dia tidak dapat melakukan bagian vokal yang menantang, dan ini terungkap melalui solonya, kata beberapa netizen. Alhasil, saat membawakan "Flower", Jisoo kesulitan mengontrol suaranya dan di beberapa bagian, sempat menjadi tidak stabil.
Namun, netizen dari negara lain tampaknya memandang penampilan tersebut secara berbeda, mengungkapkan bahwa mereka terpesona oleh penampilan panggung Jisoo. Faktanya, performance "Flower" di Coachella dengan cepat menjadi viral di berbagai platform SNS.
Selain itu, perjuangan terbesar Jisoo terletak pada kemampuan bahasa Inggrisnya yang terbatas. Karena itu, member tertua BLACKPINK tersebut tidak dapat berinteraksi dengan baik dengan penonton Coachella, terutama jika dibandingkan dengan member lainnya.
Tentu saja, bahasa Inggris bukanlah keharusan bagi BLACKPINK, mengingat mereka pada dasarnya adalah girl grup K-pop. Namun demikian, di panggung internasional seperti Coachella, banyak yang menganggap keterampilan bahasa Inggris sangat penting untuk terhubung dengan penonton.
(wk/dewi)