'Moving' cukup populer karena diadaptasi dari novel populer garapan penulis Kang Full. Belum lama ini, sang penulis membocorkan bahwa alur drama akan sedikit berbeda webtoon.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Rabu, 06 September 2023 - 08:43 WIB
WowKeren - "Moving" kini sedang menghibur penonton drama dengan dirilis setiap Rabu di Disney+. Drama yang dibintangi oleh Han Hyo Joo dan Jo In Sung ini menceritakan tentang orang-orang dengan kekuatan super yang bersembunyi di tengah masyarakat.
"Moving" cukup populer karena diadaptasi dari novel populer garapan penulis Kang Full. Menariknya dalam wawancara belum lama ini, sang penulis membocorkan bahwa alur drama akan sedikit berbeda dari webtoon dan punya kejutan tersendiri.
"Meskipun akhir ceritanya akan mirip dengan aslinya, akan ada kejutan khusus. Namun gagasan utama cerita ini tetap sama: Kebaikan menang atas keburukan. Aku biasanya menyukai cerita di mana orang baik menang di dunia yang sulit ini," ucap penulis Kang Full.
Sang penulis naskah juga mengisyaratkan pengenalan karakter antagonis baru di episode mendatang. Go Yoon Jung ikut bersemangat berkata, "Meskipun banyak karakter dan aktor yang masih dirahasiakan, ceritanya akan menjadi lebih mendebarkan dalam skala yang lebih besar."
"Moving" dijadwalkan bakal memiliki 20 episode. Namun banyak yang mengharapkan adanya season 2 dari drama ini karena sambutan positif yang luar biasa dari penonton di kawasan Asia-Pasifik. Penulis naskah lantas menganggapi harapan season 2 ini.
Kang Full menyatakan, "Setelah drama selesai, aku berencana mengambil cuti beberapa bulan untuk bersantai sebelum memutuskan proyek berikutnya. Namun, aku sedang memikirkan ide untuk membuat season 2 atau serial baru yang memperluas cerita yang sudah ada."
Dalam wawancara sebelumnya, penulis Kang Full juga mengungkap rasa senangnya atas kesuksesan "Moving". "Aku sebenarnya bukan tipe yang mengecek (respons) karyaku di online, tapi akhir-akhir ini aku mencari tahu soal 'Moving' setiap hari," tuturnya.
Kang Full mengungkap respons penonton yang paling diingatnya. "Aku ingat reaksi 'lebih baik dari aslinya'. Aku tidak tahu apa harus tertawa atau menangis (atas respons itu). Aku selalu dalam posisi dibandingkan dengan aslinya, tetapi target perbandingannya adalah asli," pungkasnya.
(wk/amal)