Analisis membedah perbedaan bayaran aktor utama drama dengan pemain pendukung. Drama 'Payback' yang dibintangi Lee Sun Kyun menunjukkan kesenjangan paling mengejutkan.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Selasa, 24 Oktober 2023 - 17:22 WIB
WowKeren - Lee Sun Kyun (Lee Sun Gyun) kini sedang terkena skandal keterlibatan dengan narkoba. Di tengah kabar ini, analisis membeberkan bahwa aktor kelahiran tahun 1975 itu menerima bayaran yang tinggi ketika membintangi drama, bahkan mengalahkan Nam Goong Min.
Analisis membedah perbedaan bayaran aktor utama drama dengan pemain pendukung. Sembilan drama diteliti selama dua tahun terakhir, dan ternyata "Payback" yang dibintangi Sun Kyun menunjukkan kesenjangan yang paling mengejutkan.
Sun Kyun dikatakan meraup uang sekitar 200 juta (sekitar Rp2,3 miliar) per episode yang disiarkan awal tahun 2023 ini. Sebaliknya, pemain pendukung justru hanya menerima bayaran sekitar 100 ribu won (sekitar Rp1,1 juta) per episode drama SBS itu.
Bayaran Sun Kyun pun lebih tinggi ketimbang Goong Min yang membawa pulang 160 juta won (sekitar Rp1,8 miliar) per episode drama "One Dollar Lawyer". Sedangkan pemain pendukung drama SBS itu hanya mendapatkan sekitar 200 ribu won (sekitar Rp2,3 juta).
Drama lainnya yang menunjukkan kesenjangan gaji adalah "Snowdrop" JTBC. Aktor utama kabarnya mendapatkan 110 juta won (sekitar Rp1,2 miliar). Sedangkan pemain pendukung mendapatkan 150 ribu won (sekitar Rp1,7 juta). Gaji aktor pendukung ini jelas tidak sesuai dengan kerja keras mereka.
Rata-rata, dibutuhkan waktu 2,63 hari untuk syuting satu episode. Para aktor juga menghabiskan 9,99 jam di lokasi syuting, termasuk 3,88 jam waktu tunggu. Masalahnya para aktor dikontrak mendapat bayaran per episode tanpa memperhatikan waktu yang dihabiskan di lokasi syuting.
Praktik ini membuat para aktor pendukung kesulitan untuk mendapatkan upah minimum setelah dikurangi biaya-biaya yang diperlukan seperti biaya kostum. Standar bayaran per episode di Korea sangat kontras dengan di luar negeri yang menghitung berdasarkan jam syuting.
Ketua Komite Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata bernama Lee Sang Heon berkata, "Kita perlu mencapai kesetaraan dengan menetapkan ambang batas gaji minimum untuk memberikan standar dasar dan kompensasi kepada para aktor."
(wk/amal)