Tak Ada Bukti Kongrit Yang Ditunjukan Polisi, Knetz Mulai Ragukan Kasus Narkoba G-Dragon
Instagram
Selebriti

Sebelumnya Pengadilan Distrik Incheon bahkan sudah menolak surat perintah pengeledahan yang diajukan Unit Investigasi Narkotika Kepolisian Incheon karena alasan tidak cukup bukti.

WowKeren - Belakangan ini nama aktor Lee Sun Kyun (Lee Sun Gyun) dan idola Kpop G-Dragon tengah menjadi sorotan dan didakwa oleh Polisi Metropolitan Incheon karena dugaan penggunaan narkoba ilegal. Menyusul tuduhan tersebut, member BIG BANG ini melalui kuasa hukumnya mengeluarkan pernyataan tegas yang menyangkal keterlibatannya dalam penggunaan narkoba.

Selain itu G-Dragon juga mengumumkan niatnya untuk secara sukarela berpartisipasi dalam interogasi guna membantu proses penyelidikan. Tim hukumnya mengonfirmasi bahwa pelantun lagu "Still Life" ini akan hadir pada tanggal 6 November nanti untuk secara proaktif membantu penyelidikan yang cepat dan tidak memihak atas masalah tersebut.

Namun telah dikonfirmasi bahwa kasus G-Dragon tidak ada kaitannya dengan insiden narkoba yang dialami Lee Sun Kyun terkait dengan "VIP Room Salon" dan manajer tempat hiburan A. Pihak berwenang telah mengklarifikasi lebih lanjut bahwa situasi G-Dragon berbeda dengan situasi bintang film "Parasite" ini.


Laporan tersebut juga mengindikasikan bahwa G-Dragon tidak termasuk di antara delapan orang yang sebelumnya diperiksa sehubungan dengan lokasi Gangnam yang sering dikunjungi oleh Lee Sun Kyun. Selain itu, Unit Investigasi Narkotika Kepolisian Incheon mengajukan surat perintah penggeledahan atas catatan komunikasi G-Dragon atas dugaan pelanggaran narkoba berdasarkan undang-undang pengendalian narkoba. Namun, Pengadilan Distrik Incheon menolak surat perintah tersebut, dengan alasan "tidak cukup bukti adanya kejahatan".

Dengan semakin berkembangnya skandal narkoba terbaru di industri hiburan, banyak netizen yang bertanya-tanya mengapa G-Dragon dituduh oleh jaksa tanpa bukti nyata yang kuat. Netizen Korea kemudian berkumpul di komunitas online populer untuk membagikan pendapat mereka.

"Aku menonton film dokumenter, dan mereka mengatakan bahwa pelaku narkoba sering menggunakan taktik di mana jika mereka tertangkap menggunakan narkoba, mereka mulai membicarakan orang-orang terkenal atau berpengaruh lainnya," komentar netter. "Karena G-Dragon punya riwayat kasus mariyuana, pegawai tempat hiburan itu mungkin membuat pernyataan agar hukumannya dikurangi, tapi sepertinya hal itu tidak akan mengubah apa pun. Kita akan tahu lebih banyak setelah penyelidikan selesai, tapi untuk sekarang, sulit untuk mempercayai apa yang dikatakan oleh seorang pengguna narkoba, dan juga sulit untuk mempercayai kata-kata dari seseorang yang sering mengunjungi salon. Jadi, kita harus menyaringnya," ujar yang lain. "Jadi, pada dasarnya polisi hanya mempermasalahkan pernyataan dari karyawan tempat hiburan itu? Orang-orang mengejek penggemar GD karena menjadi penggemar seorang pengedar narkoba tapi lihat siapa yang diperankan oleh seorang pengedar narkoba sungguhan," pungkas lainnya.

(wk/aiss)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait