Idol yang Palsukan IQ demi Hindari Wamil Bongkar Aib Grup dan Dirinya Sendiri
Selebriti

Idol pria yang dihukum karena telah memalsukan IG demi menghindari wajib militer akhirnya muncul dan mengekspos aib dirinya hingga grupnya sendiri. Cowok kelahiran 1992 itu memutuskan untuk keluar dari grup.

WowKeren - Baru-baru ini, seorang idol pria telah (Tuan Ahn) telah dijatuhi hukuman karena telah menghindari wajib militer dengan memalsukan hasil tes IQ. Sehari setelah pemberitaan tentang dirinya keluar, Tuan Ahn muncul untuk menyatakan keluar dari grup, membongkar aib member lainnya, dan dirinya sendiri.

Pada Kamis (18/1), Tuan Ahn yang adalah Ahn Domo mengumumkan keluar dari grup Like a Movie (LAM). Melalui sebuah postingan Instagram yang sudah dihapus, Domo mengungkap kesalahan member LAM lainnya dan para staf.

Dalam pengakuannya, Domo mengatakan, “Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada semua orang di sekitarku dan fans, yang sudah mempercayaiku, karena telah membuat kalian kecewa. Aku sudah meninggalkan LAM per hari ini.”

Mengungkit tentang pemberitaan tentang leader grup yang menghindari wamil, Domo mengakuinya. Ia juga berjanji untuk introspeksi diri atas kesalahannya.

“Seperti yang sudah kalian lihat di berita, aku menghindari wamil dan sudah mengabaikan tugas sebagai pria Korea Selatan, aku akan introspeksi diri dalam-dalam pemikiran dan aksiku yang salah,” lanjut Domo.

Kemudian, Domo mengaku sudah sangat memikirkan LAM sebagai seorang leader. Ia juga sudah memberikan kontribusi pada koreografi, performance, dan juga kostum. Namun, Domo mengaku mulai merasakan semuanya menjadi berat sejak 2020 lalu.

“Entah bagaimana pada 2020, aku mulai mengalami kesulitan, jadi aku pergi ke rumah sakit, dan aku mendapatkan evaluasi dan perawatan untuk gangguan panik dan depresiku,”terang Domo.

Domo melanjutkan, “Ketika kami debut dan untuk pertama kalinya ke Jepang, perwakilan agensi Kim Sunghwan dan member Howoo dan Min Gyu menggelar pertemuan pribadi dengan fans, dan Woohyuk berkali-kali terlibat hubungan seksual tidak pantas. 2020 adalah tahun yang berat bagiku dan aku berjuang dengan semua situasi itu sendiri.”


Untuk selanjutnya, Domo mengaku menyerah karena telah banyak membahas situasi grup dengan member lain. Dia merasa hilang dan kecewa karena citra grup telah ternoda, sehingga itu semua membuatnya kosong. Alhasil, ia menderita gangguan mental di saat masih harus berusaha untuk menerima dirinya sendiri.

“Aku mengakui kesalahanku, tapi aku ingin memberitahu kalian apa yang sudah kualami. Karena tidak satu pun hal berat yang kulalui adalah bohong belaka. Aku mengaku pelanggaran wamil adalah salahku, tetapi aku ingin berbagi pemikiranku dan bagaimana isinya jadi kalian lebih memahamiku. Aku minta maaf sudah melukai siapa pun yang menyayangiku,” pungkas Domo.

Sebelumnya pada Rabu (17/1), Domo telah dijatuhi vonis satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Domo juga diperintahkan untuk menyelesaikan 80 jam pelayanan masyarakat.

Terkait hukuman Domo, Divisi Kriminal 9 Pengadilan Distrik Utara Seoul memperhitungkan pengakuan terdakwa atas kesalahannya dan mempertimbangkan fakta bahwa ini tindak kriminal pertamanya. Pengadilan juga berpegang pada komitmen Domo untuk memenuhi dinas militernya di masa depan.

Domo sebelumnya telah diklasifikasikan memenuhi syarat untuk dinas aktif kelas 1 dan 2 masing-masing pada tahun 2011 dan 2017. Akan tetapi, Domo menghadapi tuduhan berusaha menghindari wamil sejak menjadi idol. Pada Mei 2020, Domo mendapat diagnosis disabilitas intelektual dan menyerahkannya ke Administrasi Tenaga Kerja Militer.

Sejak 2019, Domo menjalani perawatan di rumah sakit di Seoul selama kurang lebih tujuh bulan. Domo dilaporkan memberikan tanggapan berlebihan atau menyimpang selama tas psikologi komprehensif, berpura-pura mengalami masalah psikologis, atau disfungsi kognitif. Dari sinilah, Domo memalsukan IQ menjadi 60.

Selama itu pula, Domo memberitahu dokter bahwa dia mengalami depresi berat, berpikir untuk bunuh diri. Ia juga mengalami jantung berdebar-debar, dan kesulitan bernapas yang tidak bisa dijelaskan.

Berdasarkan evaluasi medis, Domo diberikan surat keterangan dari rumah sakit yang menunjukkan bahwa ia menderita “cacat intelektual ringan”. Ia diklasifikasikan memenuhi syarat untuk wamil sebagai pekerja pelayanan publik tingkat 4. Sertifikat medis selanjutnya merekomendasikan observasi psikiatris dan perawatan obat selama minimal satu tahun.

Selama diberitakan, polisi dan media hanya menyebutkan terdakwa adalah leader grup yang berusia 32 tahun pada 2024 ini. Dikatakan bahwa idol tersebut sudah debut sejak 2018. Namun, Domo muncul untuk mengumumkan telah keluar dari grup dan mengakui kesalahannya.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!