Sik-K Klarifikasi Telah Serahkan Diri ke Polisi Akibat Psikotropika Pasca Operasi
Instagram/younghotyellow94
Selebriti

Agensi Sik-K meluruskan pernyataan bahwa rapper tersebut positif sabu dan philopon. Ternyata pemilik nama asli Kwon Minsik itu masih terpengaruh obat bius pasca operasi saat pergi ke kantor polisi.

WowKeren - Sik-K terungkap sebagai rapper terkenal yang menyerahkan diri karena menggunakan narkoba ke kantor polisi. Sehubungan dengan itu, pemilik nama asli Kwon Min Sik melalui kuasa hukumnya meluruskan laporan yang beredar.

Pada Senin (29/4), Sik-K melalui kuasa hukumnya menanggapi laporan TenAsia soal sang rapper positif sabu. Pihaknya mengklarifikasi bahwa cowok kelahiran 1994 itu tidak mengonsumsi sabu atau philophon.

Malahan, Sik-K baru saja selesai operasi karena cedera yang didapat saat wamil. Saat masih terpengaruh obat psikotropika yang diresepkan dokter, ia berjalan ke kantor polisi untuk menyerahkan diri. Setelah diselidiki, ia menyerahkan barang bukti berupa ganja yang dulu pernah dikonsumsinya.

“Klien menyatakan niatnya untuk menyerah kepada seorang petugas polisi yang bekerja di dekat Kantor Urusan Veteran Regional Seoul, mengatakan bahwa dia telah menggunakan narkoba. Setelah melalui kantor polisi distrik, dia diselidiki sebagai pendamping sukarela di Kantor Polisi Seoul Yongsan, dan dibebaskan serta dikembalikan ke rumah,” beber kuasa hukum Sik-K.

Adapun alasannya pergi ke kantor polisi sepulang dari rumah sakit yakni, Sik-K sulit tidur hingga diresepkan obat tidur. Sehingga saat pergi ke kantor polisi, dirinya mengalami delirium.


“Meskipun telah diberi resep obat tidur untuk mengatasi gangguan tidur, gangguan tidur tersebut terus berlanjut. Bahkan setelah keluar dari rumah sakit, ia tetap tinggal bersama keluarganya untuk dirawat. Sekitar pagi hari tanggal 19 Januari 2024, ia mengalami delirium gejalanya dan harus meninggalkan rumah,” papar pengacara.

Selama proses penyelidikan, Sik-K mengakui bahwa dirinya pernah merokok dan memiliki narkoba jenis ganja. Ia mengosumsi rokok ganja sebelum melakukan operasi bahu.

Sebelumnya pada 19 Januari, Kantor Polisi Yongsan mengumumkan ada seorang rapper berusia 30-an (A) secara sukarela menyerahkan diri kepada polisi sekitar pukul 8:30 KST. Polisi mengungkap bahwa A mendekati polisi dan mengaku menggunakan narkoba sebelum akhirnya ditahan.

Menurut laporan polisi, A disimpulkan sedang dalam kondisi mental tidak stabil usai melontarkan kalimat yang tidak dapat dipahami. A yang dikatakan masih aktif sebagai rapper lalu diselidiki oleh polisi.

Pada saat itu, berita A menyerahkan diri karena narkoba menjadi topik hangat di kalangan warganet karena kasusnya tidak biasa. Namun, polisi belum merilis identitas A lantaran masih dalam tahap penyelidikan sebelum dakwaan.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait