Giliran Tumpukan Album Jungkook BTS Dibuang di Toilet Hingga Jalanan
Instagram/jungkook_bighitentertainm
Musik

Jungkook nyatanya juga bernasib sama seperti SEVENTEEN yang album solonya, yakni 'GOLDEN' dibuang ke berbagai tempat dalam jumlah banyak. Hal ini sontak memancing amarah para ARMY.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, album "17 IS RIGHT HERE" milik boy grup SEVENTEEN (II) ditemukan dibuang begitu saja di jalanan Jepang. Bukan dalam jumlah sedikit, melainkan album yang dibuang terbilang cukup banyak, bahkan terlihat sangat menumpuk.

Kali ini, giliran album "GOLDEN" milik Jungkook BTS yang bernasib sama. Beredar sejumlah foto yang memperlihatkan tumpukan album "GOLDEN" juga dibuang di berbagai tempat. Sebagian besar album-album ini sudah tidak dilapisi plastik, yang menunjukkan bahwa photocard-nya sudah diambil dan itulah sebabnya album-album tersebut dibeli secara massal.

Sontak saja hal ini memancing amarah para ARMY (sebutan untuk fans BTS). Mereka mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan ketika melihat banyak album solo Jungkook dibuang di tempat-tempat seperti kamar mandi dan lokasi lain yang tampaknya acak.

"Apa ini? Album Jungkook kami yang berharga.. Semua dibuang ke toilet," ungkap salah seorang penggemar. "Aku marah melihat semua ini," seloroh lainnya. "Aku pernah melihat penggemar idol lain melakukan hal yang sama seperti yang ada di foto Jungkook," tutur akun lain.


Giliran Tumpukan Album Jungkook BTS Dibuang di Toilet Hingga Jalanan

Tumpukan Album 'GOLDEN' Dibuang di Tempat Acak

Diketahui, Jungkook sendiri berhasil mencetak rekor baru sebagai solois pria pertama yang menjual sebanyak 2.438.483 kopi album "GOLDEN" pada minggu pertama perilisannya. Album ini dirilis pada tanggal 3 November 2023 lalu.

Sebagai informasi, data baru telah dikumpulkan mengenai limbah yang dihasilkan oleh perusahaan hiburan Korea. Menurut salah satu sumber, sampah album K-Pop telah meningkat sebanyak 14 kali lipat dalam enam tahun terakhir. Selain itu, tiga perusahaan paling boros adalah HYBE, JYP Entertainment, dan Kakao Entertainment.

Mengenai retribusi limbah, 11 label rekaman membayar lebih dari 190 juta won pada tahun 2020. HYBE membayar paling banyak sebesar 130 juta won, diikuti oleh JYP sebesar 27 juta won.

Tentu saja bukan hanya album solo Jungkook dan SEVENTEEN yang mengalami masalah ini. Netizen membagikan contoh album lain yang dibuang dalam jumlah lusinan baru-baru ini, memperjelas bahwa ini adalah masalah bagi industri K-Pop secara keseluruhan, dan sesuatu perlu dilakukan untuk mengatasinya.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait