Musik

Video musik terbaru Cignature yang berjudul 'Poongdung' mendapat beragam reaksi dari penggemar. Mulai dari rasa kecewa hingga amarah diluapkan fans terhadap pihak agensi.

WowKeren - Pada Senin (10/6), girl grup Cignature yang berada di bawah naungan C9 Entertainment melakukan comeback dengan merilis album EP kelima mereka yang bertajuk "Sweetie but Saltie", serta video musik untuk lagu utama berjudul "Poongdung". MV yang diambil dengan konsep musim panas ini sangat cocok dengan energi lagu yang energik, memberikan atmosfer segar seperti pesta musim panas.

Sayangnya, netizen yang melihat MV tersebut menemukan beberapa adegan yang menimbulkan masalah. Sejumlah netter menilai bahwa beberapa adegan dalam MV tersebut diarahkan dengan cara yang jelas memperlihatkan seksualisasi Cignature. Kostum yang dikenakan para member juga dianggap terlalu terbuka.

Penggemar internasional Cignature membagikan beberapa cuplikan video di X (sebelumnya Twitter) dan mengkritik pihak agensi karena memperlihatkan seksualisasi para member dengan dalih menggunakan konsep musim panas. Mereka juga menunjukkan ekspresi tidak nyaman dari para member saat mengenakan bikini. Di mana member seolah sengaja menjauhkan diri dari kamera atau bahkan menutupi bagian tubuhnya yang terlalu terekspos.

Tak ayal netizen menuduh agensi tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap girl grup generasi keempat Cignature dalam comeback terbaru mereka. Sebuah postingan dibagikan oleh Instagram, kemarahan dengan cepat menyebar ke seluruh platform media sosial ketika para penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap penggambaran Cignature oleh agensi tersebut.

Tak sedikit pula yang menyesalkan hilangnya kesempatan untuk konsep musim panas yang lebih ringan dan menyenangkan, dan justru merasa bahwa fokus pada seksualisasi mengalihkan bakat dan pesan yang ingin disampaikan grup. Fans mengaku benar-benar kecewa.

Ini bukan pertama kalinya Cignature mengalami seksualisasi. Tahun lalu, saat penampilan variety show yang menampilkan anggota Jeewon, netter mengkritik agensi karena mempromosikan sebuah acara dengan cara yang mereka anggap tidak pantas. Gambar fancam Jeewon, terutama yang menonjolkan area dadanya, memicu kemarahan lebih lanjut di kalangan penggemar yang merasa agensi tersebut mengutamakan sensasionalisme dibandingkan integritas grup.

Kontroversi ini menggarisbawahi diskusi yang sedang berlangsung dalam industri mengenai representasi dan perlakuan terhadap artis, khususnya idol wanita, dalam video musik dan aktivitas promosi. Secara keseluruhan, Cignature berharap dapat memuaskan ekspektasi para penggemarnya dan memberikan pengalaman musim panas yang menyegarkan melalui album terbarunya. Fans setia Cignature berpendapat bahwa grup tersebut memiliki bakat dan karisma yang luar biasa, serta dapat menarik perhatian melalui pendekatan musik mereka yang lebih sehat dan menyenangkan.

Banyak yang percaya bahwa keputusan agensi untuk melakukan pelecehan seksual terhadap para anggotanya didorong oleh keinginan untuk meningkatkan pandangan dan perhatian, bukan upaya tulus untuk menunjukkan kemampuan grup. Bagaimana menurut kalian?

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait