Agama Asli Bobon Santoso Disorot usai Pamit dari Papua Imbas Ancaman Ngeri
Instagram/bobonsantoso
Selebriti

Bobon Santoso jadi sorotan soal agamanya usai pamit dari Papua karena kerap menerima ancaman berbahaya. Tak disangka, chef nyentrik ini memberikan jawaban tak terduga terkait agamanya.

WowKeren - Bobon Santoso kembali mengunggah video kegiatannya di Papua meski sempat berpamitan. Ia rupanya ingin menunjukkan toleransi yang terjadi di Papua.

"Moderasi Beragama adalah Sikap Cinta dan Kasih Sayang secara Universal," tulis chef nyentrik ini. Dalam video, tampak Bobon, anggota TNI dan masyarakat Papua berkumpul dan memanjatkan doa. Kekompakan itu membuat netter penasaran dengan agama asli Bobon.

"Bru tau kalo bang bobon agama katolik😢😍🔥," kata netter. Tak disangka, Bobon memberikan jawaban atas komentar netter itu.

"Kadang Katolik, Kadang Kristen, Kadang Islam. Semuanya masuk di saya," kata Bobon. Komentar tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan netizen.


"Mantap, surganya banyak," kata netter. "Emang boleh begitu," kata netter. "G boleh lah. Iman harus satu. Hanya saja kebaikan ditebarkan kepada siapapun tanpa pandang bulu. Kalau semuanya diakui berarti g punya iman yang pasti donk☺," kata netter. "Aslinya Kristen, tp beliau beradaptasi dmn pun berada utk menghormati sesama pemeluk agama krn Kadang2 perbedaan agama bkn menyatukan tp jd alat permusuhan.. Menyala abangkuhh.. 🙏," ujar netter.

Sementara itu, Bobon dulunya santer dikabarkan mualaf. Hal ini karena ia tampak bersikap Islami ketika masuk ke dalam masjid. Ia juga memberikan jawaban bijak kala ditanya netter soal kabar pindah agama Islam.

"Bang, lo bakal pindah agama kalo lo????" tanya netter. "Jika Hidayah turun atas izin Allah, saat ini juga, manusia mana yang sanggup menolak? Kun Fayakun (Maka Jadilah)" katanya.

Sebelumnya, Bobon beberkan alasan dirinya pamit dari Papua. Hal ini karena munculnya ancaman berbahaya yang dilontarkan pihak tertentu.

"Mohon maaf jika ada yang tersinggung dengan tayangan video kita. Terima Kasih Papua. Kami pamit," katanya. "Saya pribadi tahu kegiatan kami dipantau oleh KKB> Ancaman terhadap keselamatan saya sudah diwarning. Bahkan diperingatkan secara terbuka akibatnya. Tujuan k,ami melakukan msi ini bukan sebagia media 'perang', bukan sebagai alat propaganda negara. Jika tidak bersama TNI, siapa yang bisa jamin keselamatan kami."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait