Kontroversi merokok di dalam ruangan yang melibatkan Jennie BLACKPINK terus memanas dengan fans yang mengkritik manajemen yang mempromosikan sang idol.
- Intan Maharani
- Selasa, 09 Juli 2024 - 11:34 WIB
WowKeren - Jennie BLACKPINK sedang berada di bawah sorotan. Selain video diduga merokok di dalam ruangan, Jennie dicurigai mempekerjakan staf yang kurang kompeten hingga membuat kinerja agensi dipertanyakan.
Setelah mencuatnya kontroversi terkait merokok di dalam ruangan, fans mengkritik agensinya karena kurang aktif dalam mempromosikan Jennie. Mereka menuding staf tidak update dalam melakukan tugasnya seperti memperbarui media sosial, memposting siaran pers, dan sebagainya. Mereka juga tidak memahami mengapa mereka terus memposting gambar berkualitas rendah di akun resmi Jennie padahal ada versi berkualitas tinggi.
Seorang fans mengomentari manajer Jennie di Instagram: "Kenapa terus mem-posting gambar berkualitas rendah di X dan Instagram? Padahal ada foto berkualitas tinggi dari acaranya bersama Billie Eilish dan Chanel."
Beberapa fans juga meminta agar PR terkait comeback solo Jennie yang akan datang dirilis tepat waktu, mengingat ini akan menjadi comeback pertama dalam enam tahun.
Namun, situasi ini tidak diterima dengan baik oleh semua pihak. Sementara beberapa netizen merasa simpati terhadap situasi ini dan mengkritik cara penanganan YG Entertainment sebelumnya, banyak di antara mereka yang merasa kecewa dengan cara fans bertindak.
"Ah... Sejujurnya aku benci situasi seperti ini... Mereka benar-benar berpikir bahwa segala sesuatunya semudah kelihatannya...," kata salah satu netizen. "Mereka agensi tunggal kan, kenapa seperti itu?" sahut netizen lain. "Jadi fansnya dalam dan luar negeri sama saja," imbuh yang lain.
"Bukankah itu orang yang menjadi manajernya sejak masih di YG? Kupikir dia dikenal melakukan pekerjaannya dengan baik," komentar seorang netizen. "Apakah mereka pikir mereka sedang melakukan penitipan anak untuk beberapa jenis bayi? Ini tidak seperti taman kanak-kanak," sambung netizen yang lain. "Tapi memang agak bermasalah jika hanya mengunggah foto berkualitas rendah di akun resminya saja," ujar lainnya.
(wk/inta)