Momen Soobin mengonsumsi pil kesehatan terekam dalam vlog vlog perjalanan TXT di Amerika Serikat untuk tur dunia. Sang idol menunjukkan kepada kamera tumpukan suplemen vitamin.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Senin, 22 Juli 2024 - 12:15 WIB
WowKeren - Para idol biasanya mengonsumsi suplemen atau pil kesehatan untuk menjaga kondisi agar tetap fit untuk tampil di atas panggung. Hal serupa juga dilakukan Soobin. Namun, pil kesehatan member TXT ini justru memicu perdebatan.
Momen Soobin mengonsumsi pil kesehatan terekam dalam vlog vlog perjalanan TXT di Amerika Serikat untuk tur dunia. Sang idol menunjukkan kepada kamera tumpukan suplemen vitamin yang ia konsumsi setelah makan.
Video Soobin menelan semua pil kesehatan itu sekaligus langsung menjadi viral dengan ditonton sekitar 3 juta kali. Namun, perdebatan muncul karena banyak penggemar yang merasa ngeri melihat jumlah pil vitamin yang dikonsumsi secara rutin oleh Soobin.
Penggemar berargumen bahwa seseorang dengan pola makan yang sehat tidak akan pernah membutuhkan suplemen sebanyak itu untuk mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Namun, yang lainnya mengatakan bahwa hal ini cukup umum bagi orang Korea.
Orang Korea biasanya mengonsumsi suplemen eksternal demi mendukung kesehatan yang lebih baik. Banyak juga yang merasa bahwa punya anggapan tentang kesehatan dan kebiasaan makan seseorang berdasarkan klip singkat seperti itu tidak tepat.
"Itu tidak baik. Sama sekali tidak baik. Tidak perlu mengonsumsi vitamin sebanyak itu kecuali kamu tidak menjaga tubuhmu dengan baik. Seharusnya dia hanya perlu makan dan tidur yang benar. Suplemen adalah satu hal, tapi bukan pengganti[sic!]," tulis seorang warganet.
"Beberapa vitamin dalam kemasan seperti ini tidak diminum setiap hari, hanya ketika perjalanan, pekerjaan, atau penyakit mengganggu rutinitas harianmu dan kamu memerlukan nutrisi tambahan karena tidak mendapatkannya melalui cara lain[sic!]," tambah yang lain.
Sementara itu, Soobin beberapa waktu lalu menyumbangkan 100 juta won untuk mendukung pembiayaan pengobatan bagi anak-anak dengan disabilitas berat dan anak-anak dari kelompok rentan yang membutuhkan perawatan rehabilitasi. Bagaimana menurutmu?
(wk/amal)