Jang Nara juga membeberkan kalau kepribadiannya ikut berubah usai menikahi berondong. Sang aktris dulunya pendiam, tetapi kini jadi banyak bicara karena pengaruh suaminya.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Selasa, 24 September 2024 - 14:42 WIB
WowKeren - Jang Nara baru-baru ini menjalani sesi wawancara dengan media setempat usai rampung membintangi "Good Partner". Dalam kesempatan itu, sang aktris juga sedikit membahas kehidupan pernikahannya dengan suami berondong yang bekerja sebagai sinematografer. Nara awalnya mengungkap respons suaminya terkait "Good Partner". "Dia biasanya sensitif dan lembut.
Akan tetapi, dia memiliki kepribadian T terkait serial TV atau sesi foto. Kami sering menonton serial TV bersama, dan saat itulah perbedaan kami ditampilkan," ungkapnya.
Menurut Nara, dirinya dan suami memiliki fokus berbeda ketika menyaksikan drama bersama. "Aku lebih fokus kepada akting pemain, sedangkan ia berkonsentrasi pada bagaimana film itu difilmkan dan hal-hal seperti desain set dan pengaturan aktor," imbuh Nara.
Namun, suami Nara tetap memberikan pujian kepadanya. "Suamiku berkomentar tentang kinerjaku sebagai seorang profesional industri. Dia bilang aku melakukannya dengan sangat baik di 'Good Partner', dan aku merasa lega. Faktanya, dia benar-benar ingin aku membintangi proyek ini," tambahnya.
Nara pun membeberkan dirinya mengubah gaya hidup usia menikahi suami berondongnya. "Suamiku dan aku mengunjungi orang tuanya selama Chuseok. Aku melanjutkan olahraga dan membersihkan rumah kami secara luas. Menikah telah mengubah caraku menghabiskan waktu luangku. Aku tidak terus berguling di tempat tidurku lagi," kuaknya.
Nara juga mengungkap dirinya menjadi banyak bicara. "Dia cenderung banyak bicara. Dia suka berbicara tentang acara kehidupan sehari-hari. Aku dulunya pendiam, tapi sekarang aku berbicara lebih banyak karena dia berbicara kepadaku banyak," sambungnya.
Selanjutnya, Nara menjelaskan pandangannya tentang tentang pernikahan dan perceraian setelah syuting "Good Partner". "Menurutku pernikahan adalah hal yang menantang. Dua orang yang hidup bersama setelah, jika mereka menikah terlambat, empat dekade tidak hidup bersama? Itu tidak mudah," tegasnya.
"Seseorang bahkan bisa bermusuhan dengan saudara kandung yang memiliki darah yang sama dan orang tua yang melahirkan mereka. Kupikir dua orang menikah adalah keajaiban, dan menjaga pernikahan selama bertahun -tahun adalah prestasi yang luar biasa," sambung Nara.
Nara membeberkan bahwa dirinya tidak berpikir kalau perceraian adalah hal negatif. "Dalam episode terakhir 'Good Partner', karakterku mengatakan ini: 'Menikah atau bercerai, itu adalah keputusan. Membuat keputusan itu yang bijak akan bergantung pada upayaku. Aku harus mencoba yang terbaik untuk mengambil tanggung jawab atas keputusanku'," pungkasnya.
(wk/amal)