Kabar Lee Hangyul BAE173 Gabung Program Survival 'Starlight Academy' Tuai Pro Kontra
iMBC
Selebriti

'Starlight Boys'merupakan program survival baru yang menggandeng 100 trainee pria yang akan bersaing untuk bisa debut dalam boy grup. Hanya akan ada 9 trainee yang lolos.

WowKeren - Program survival "Starlight Boys" mendadak menuai perhatian netizen. Pasalnya, salah satu peserta yang diumumkan bergabung dalam Lee Hangyul mantan member X1 yang kini sudah debut dalam boy grup bernama BAE173.

"Starlight Boys" merupakan program survival baru yang menggandeng 100 trainee pria yang akan bersaing untuk bisa debut dalam boy grup. Hanya akan ada 9 trainee yang lolos debut. Program ini akan disiarkan oleh iQIYI.

Hangyul mengumumkan keikutsertaannya dalam "Starlight Boys" di akun Instagram pribadinya. "Dimulai dari 'Starlight Academy', mari kita nyalakan panggung! Nyalakan sekarang, Sekarang juga!" tulis sang idol dengan memposting foto profilnya.

Namun, informasi bergabungnya sang idol menuai pro kontra karena Hangyul sudah terlalu banyak mengikuti program survival boy grup sebelumnya. Diketahui bersama, Hangyul pernah bergabung dalam program "The Unit," "Produce X 101," dan "Peak Time".


Lee Hangyul BAE173 Ikutan Program Survival Lagi Tuai Pro Kontra

Source: Naver

Pria itu memulai debutnya sebagai bagian dari X1 setelah berhasil masuk ke grup terakhir di Produce X 101. Namun, baru sebentar merasakan keuntungan debut itu, X1 terpaksa dibubarkan karena skandal manipulasi voting yang dilakukan PD program.

"Huh, mari kita benar-benar berhenti sekarang... Berapa banyak lagi yang mereka butuhkan untuk tampil agar berhasil[sic!]," tulis seorang netizen. "Tolong, aku sangat berharap semuanya berjalan baik[sic!]," tambah yang lain.

"Bukankah 'Youth Universe' adalah acara yang meniru 'Produce 101'? Ironis. Kalian benar-benar bisa melihat betapa kerasnya Lee Hangyul bekerja selama Peak Time[sic!]," sahut netizen lainnya. "Wow, agensinya benar-benar keterlaluan[sic!]," imbuh lainnya.

"Dia terus tampil di acara survival sejak Peak Time dan mentalitasnya pasti hancur. Dan perusahaannya masih membuatnya berbuat lebih banyak.. bukankah mereka terlalu berlebihan," lanjut netizen lain. Bagaimana menurutmu?

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait