Salah satu bagian yang memicu amarah dari laporan internal itu adalah terkait Ji Suk Jin dan Hoshi SEVENTEEN. HYBE dituduh memanfaatkan kondisi Suk Jin yang sedang sakit.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Sabtu, 02 November 2024 - 08:49 WIB
WowKeren - Dokumen internal HYBE kembali bocor ke publik. Pada 1 November, seseorang yang mengakui staf HYBE mengungkap lebih banyak laporan tentang tren industri. Ia juga memperingatkan bahwa laporan itu sebenarnya dimanfaatkan oleh HYBE untuk pemasaran.
Staf HYBE juga menunjukkan kartu nama yang membuktikan mereka bekerja di agensi itu. Ada sekitar seribu halaman di laporan itu yang dikirimkan pada 13 Juli 2023. Menurut email yang dibagikan staf itu, laporan tersebut dikirimkan kepada para eksekutif HYBE termasuk Bang Si Hyuk, Kang Myeong Seok, Lee Chang Woo, dan banyak lagi.
Salah satu bagian yang memicu amarah dari laporan internal itu adalah terkait Ji Suk Jin dan Hoshi SEVENTEEN (II). HYBE dituduh memanfaatkan kondisi Suk Jin yang sedang sakit dengan menunjukkan sisi perhatian Hoshi kepada seniornya itu.
Dokumen HYBE itu berisi, "Selain itu, Ji Seok Jin yang secara aktif mendukung Hoshi, tetapi tampaknya ia baru-baru ini mengalami masalah kesehatan. Ji Seok Jin memiliki citra yang baik sebagai sosok tua yang tidak berbahaya di antara target demografi idola, jadi akan lebih baik jika Hoshi menjenguknya atau mengunjunginya di rumah sakit untuk memperkuat hubungan mereka. Rasanya lebih seperti mengurus seseorang daripada mencoba mendapatkan sesuatu."
Beredarnya dokumen internal terbaru HYBE ini langsung menuai komentar netizen Korea Selatan. Banyak yang mengkritik HYBE karena memanfaatkan Suk Jin untuk memoles citra Hoshi. Padahal, Hoshi sebenarnya sudah memiliki citra positif tanpa perlu dibuat-buat.
"Benar-benar menyeramkan, bayangkan memanfaatkan seseorang yang sakit untuk citramu sendiri. Wow, mereka benar-benar iblis[sic!]," tulis seorang netizen. "Bayangkan memanfaatkan penyakit seseorang[sic!]," tambah yang lain.
"Dia sakit dan mereka memanfaatkannya untuk itu[sic!]," sahut netizen lainnya. "Wow sangat menyeramkan... jadi penyanyi dari perusahaan itu membuat koneksi untuk memanfaatkan orang-orang seperti itu...[sic!]," imbuh lainnya.
Sementara itu, CEO HYBE, Lee Jae Sang sudah meminta maaf terkait dokumen internal mereka yang menyebar ke publik. Pria itu juga mengklaim sudah meminta maaf kepada agensi para idol K-Pop yang mendapatkan hinaan dalam dokumen tersebut.
(wk/amal)