Kang Ha Neul nostalgia masa-masa saat masih duduk di bangku sekolah. Ia teringat beberapa kejadian tak terlupakan, mulai dari sering dimarahi guru hingga tak pernah menjadi incaran teman perempuan.
- Marina Larasati
- Senin, 30 Desember 2024 - 12:38 WIB
WowKeren - Kang Ha Neul berbagi cerita tentang pengalamannya saat masih duduk di bangku sekolah. Siapa sangka, aktor 34 tahun itu mengaku tidak pernah ditaksir oleh teman-teman perempuannya. Bagaimana penuturan lengkap Ha Neul?
Pada Minggu (30/12), Ha Neul yang ikut bermain dalam serial "Squid Game 2" diajak bernostalgia dengan berbagai macam mainan semasa kecil. Akibatnya, Ha Nael jadi teringat dengan kejadian-kejadian tak terlupakan saat masih sekolah dulu.
Pertama, Ha Neul ditunjukkan sebuah penghapus karet berwarna putih yang tentunya menjadi kebutuhan utama para siswa semasa sekolah. Ha Neul memiliki kisah lucu di balik barang tersebut. Alih-alih digunakan untuk menghapus tulisan di bukunya, penghapus tersebut justru dijadikan mainan oleh Ha Neul bersama teman-temannya.
"Dulu waktu aku masih sekolah, penghapus ini tidak digunakan untuk menghapus," ungkap Ha Neul seraya terkekeh lantaran mengingat kenakalannya dulu. Ia lantas memberi tahu bagaimana caranya menggunakan penghapus karet sebagai mainan.
"Ada teknik khusus, kamu harus menggunakan kukumu. Apa kamu ingat? Angkat penghapusmu dan balikkan, jika penghapusmu berhasil menindih penghapus milik temanmu, maka penghapus itu menjadi milikmu," sambungnya.
Tak sampai di situ, Ha Neul juga mengaku kerap dimarahi oleh guru karena sering bermain-main di dalam kelas. Salah satu pengalaman tak terlupakan adalah ketika ia memainkan permainan yang bernama panchigi. Permainan itu menggunakan koin.
"Oh, tunggu dulu. Aku harus membicarakan ini. Aku tidak percaya ini ada di sini. Apakah boleh aku memperkenalkan permainan ini? Permainan ini disebut panchigi. Teman-temanku dan aku selalu dimarahi oleh guru kami karena memainkan permainan ini. Jika dua koin ini terbalik, ya, jadi seribu won ini milikku," jelas bintang drama "The Heirs" ini.
Terakhir dan sekaligus yang paling menarik. Ha Neul membicarakan tentang permainan melipat kertas yang sering dilakukan oleh teman-teman perempuannya. "Anak perempuan (di sekolahku) selalu melipat ini di kelas. Sepertinya mereka memiliki kuota harian yang harus dipenuhi. Mereka akan membuat sekitar 20, 30, 100, atau 1000 bangau dan menaruhnya di toples kaca pada hari-hari tertentu untuk diberikan kepada anak laki-laki yang mereka sukai," terangnya.
Lucunya, ternyata Ha Neul tidak pernah sekali pun mendapat toples kaca berisi origami yang telah dibuat oleh teman-teman perempuannya itu. Ini berarti, Ha Neul tidak pernah menjadi incaran teman-teman perempuan satu kelasnya saat masih sekolah dulu. "Sayangnya, aku tidak pernah menerimanya," pungkas Ha Neul seraya tertawa.
(wk/lara)