Park Ha Sun & Soyou eks SISTAR Curhat Pengalaman Jadi Korban Kejahatan Deepfake
Instagram/mintsungrace/soooo_you
Selebriti

Park Ha Sun mengkuak menjadi korban kejahatan seksual terkait deepfakeyang pelakunya adalah profesor dari sebuah kampus. Sedangkan, Soyou sudah 10 tahun terakhir menjadi korban.

WowKeren - Program MBC "Hidden Eye" dalam episode terbaru yang disiarkan pada 30 Desember membahas masalah kejahatan deepfake. Dalam kesempatan itu, Park Ha Sun dan Soyou mantan member SISTAR mengungkap bahwa mereka sebenarnya adalah korban.

Ha Sun lalu mengungkap pengalaman menjadi korban kejahatan seksual terkait deepfake. Aktris kelahiran tahun 1987 ini berbagai, "Seseorang menghubungiku di media sosial untuk memberi tahuku. Saat saya melihat gambar-gambar itu, rasanya seperti semua darah di tubuh saya mengalir mundur—saya tidak pernah merasakan hal seperti itu sebelumnya."

Ha Sun setelah itu memutuskan untuk mengambil tindakan hukum. Namun, sosok pelakunya secara tidak terduga adalah profesor dari sebuah kampus. "Aku akhirnya menuntut pelaku, dan persidangan berlangsung sekitar tiga tahun," ungkap sang aktris.

"Ketika mereka akhirnya menangkap orang itu, aku mengetahui bahwa itu adalah seorang profesor universitas. Itu sungguh tidak dapat dipercaya," imbuh Ha Sun. Sang aktris juga bercerita bagaimana fotonya bisa dijadikan alat untuk melakukan deepfake.

"Ketika penggemar yang lebih tua mendatangiku untuk berfoto, aku terkadang merangkul mereka untuk difoto. Pelaku menggunakan foto-foto tersebut untuk melakukan kejahatan. Mereka terus mengajukan banding, tetapi akhirnya menerima denda," sambungnya.


Setelah itu, Soyou juga membeberkan hal yang terjadi padanya sekitar 10 tahun lalu. "Aku juga pernah menjadi korban deepfake. Itu sekitar 10 tahun yang lalu, saat istilah 'deepfake' belum ada," kenang idol kelahiran tahun 1992 itu.

Soyou membeberkan diberi tahu temannya kalau wajahnya dipakai untuk melakukan kejahatan. "Seorang teman menunjukkan sebuah video dan bertanya, 'Apakah ini kamu?' Aku memeriksa situs tersebut, dan sangat terkejut. Aku terdiam dan berpikir, 'Apa ini?'," kenangnya.

Hingga kini, Soyou masih saja menjadi korban dari kejahatan deepfake. "Bahkan tahun ini, penggemar telah melaporkan video-video ini kepadaku," tutur sang idol cantik. Soyou awalnya tidak merasa terganggu, tetapi kejahatan itu semakin membuatnya tidak nyaman.

"Awalnya, hanya melihat foto-foto itu tidak terlalu memengaruhiku karena terlalu tidak masuk akal. Tetapi menonton video-video itu, aku terus merasa semakin tidak nyaman," tegas Soyou. Ia juga menekankan betapa sangat meresahkannya pengalaman ini.

Sementara itu, kepolisian Korea Selatan hingga kini masih memburu pelaku kejahatan deepfake karena korbannya semakin meluas dan bertambah. Ditambah lagi, para pelaku memanfaatkan wajah selebriti untuk menarik para korbannya.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait