Selama wawancara, sutradara Bong Joon Ho ditanyai tentang grup K-pop favoritnya. Sang sutradara tanpa ragu menjawab, 'BLACKPINK'. Ia lantas ditanyai lebih lanjut soal siapa member favoritnya.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Rabu, 05 Maret 2025 - 15:50 WIB
WowKeren - Sutradara "Parasite" yang bernama Bong Joon Ho menuai pro kontra usai melakukan wawancara dengan channel YouTube BuzzFeed Celeb pada Maret 3. Sang sutradara menghadapi tuduhan diskriminasi rasial setelah tampaknya lupa menyebut Lisa ketika sedang membahas BLACKPINK.
Selama wawancara, sutradara Joon Ho ditanyai tentang grup K-pop favoritnya. Sang sutradara tanpa ragu menjawab, "BLACKPINK". Ia lantas ditanyai lebih lanjut soal siapa member favoritnya. Sutradara Joon Ho menjawab, "Rose, Jisoo, Jennie, semuanya", sebelum kemudian tertawa.
Staf BuzzFeed Celeb menyebutkan kalau Rose baru-baru ini juga datang ke channel mereka untuk melakukan wawancara dengan para hewan peliharaan itu. Sutradara Joon Ho dengan bercanda berkata, "Oh, benarkah? Aku merusak acara yang hebat ini. Orang-orang cantik seperti dia seharusnya ada di sini."
Wawancara Joon Ho yang membahas BLACKPINK ini langsung viral dan menuai pro kontra. Banyak yang terkejut bahwa sutradara kelahiran 1969 itu bisa menyebutkan beberapa member BLACKPINK. Namun, tidak adanya nama Lisa dalam tanggapannya memicu reaksi keras di antara beberapa netizen Thailand.
Diketahui bersama, Lisa (nama asli Lalisa Manobal) adalah satu-satunya anggota BLACKPINK yang bukan warga negara Korea. Sedangkan, Jisoo, Jennie, dan Rosé memegang kewarganegaraan Korea (Rosé juga memiliki kewarganegaraan Selandia Baru).
Beberapa penggemar bahkan melabeli sutradara Joon Ho melakukan diskriminasi rasial atau bersikap rasis karena gagal mengingat nama satu-satunya anggota non-Korea dalam grup itu. Akan tetapi, banyak juga netizen Korea yang membela sang sutradara.
"Dia berbicara tentang keberagaman dalam film-filmnya sambil bersikap rasis[sic!]," tulis seorang netizen. "Ini adalah jenis diskriminasi yang terjadi di masyarakat Korea[sic!]," tambah yang lain. "Khas orang Korea yang mengecualikan orang non-Korea[sic!]," sahut lainnya.
"Sudah mengesankan bahwa dia mengenal tiga anggota[sic!]," imbuh lainnya. "Ini hanya reaksi berlebihan," lanjut netizen lain. "Merasa tersisih adalah hal yang wajar, tetapi meninggalkan komentar kebencian adalah hal yang berlebihan[sic!]," pungkas netizen lainnya.
Sementara itu, film baru garapan sutradara Joon Ho "Mickey 17" dirilis pada 28 Februari. Film ini mengikuti kisah seorang "yang bisa dibuang" bernama Mickey yang dikirim dalam misi berbahaya dan dapat dicetak ulang setelah meninggal.
Alur cerita berpusat pada kejadian tak terduga yang terjadi saat Mickey 17 menghadapi situasi yang mengancam jiwa, dan Mickey 18 dicetak dengan asumsi bahwa Mickey 17 telah meninggal. Ini menandai proyek penyutradaraan pertama Joon Ho sejak filmnya yang memenangkan Academy Award, "Parasite".
(wk/amal)