Kylie Kelce merasa ibunya, Donna, diperlakukan tidak adil di The Traitors.
- Selasa, 03 Maret 2026 - 20:07 WIB
WowKeren - Kylie Kelce, pembawa acara podcast Not Gonna Lie, mengekspresikan kekecewaannya terhadap pengalaman ibunya, Donna Kelce, di acara reality show The Traitors. Dalam musim keempat yang berakhir dengan finale yang dramatis pada 26 Februari, Donna terpilih sebagai Secret Traitor yang dianggap Kylie sebagai keputusan yang merugikan.
Dalam episode podcast Green Light with Chris Long yang tayang pada 24 Februari, Kylie mengungkapkan, "Saya merasa terganggu bahwa dia adalah Secret Traitor. Entah mengapa, statusnya itu membuat saya kesal hingga tingkat yang sulit saya jelaskan." Ia berpendapat bahwa Donna akan lebih baik jika bisa berkolaborasi dengan Traitors lainnya seperti Rob Rausch, Candiace Dillard Bassett, dan Lisa Rinna.
Kylie menambahkan, "Saya ingin dia memiliki kesempatan terbaik untuk bekerja sama dengan orang-orang dan benar-benar bisa berbuat licik. Jika dia menjadi Traitor, namun bukan Secret Traitor, saya yakin dia akan berhasil." Ia bahkan memprediksi bahwa para peserta lain tidak akan curiga dengan Donna karena sifatnya yang sangat baik, yang seharusnya memberikan lebih banyak momen menarik bagi pemirsa.
"Dia butuh rekan tim," tambah Kylie. "Itu sangat tidak adil." Meskipun begitu, keluarga Kelce, termasuk putra-putra Donna, Jason dan Travis, tetap menikmati momen ketika sang ibu berusaha mewujudkan mimpinya berpartisipasi dalam permainan bertahan hidup yang penuh intrik tersebut di Skotlandia musim panas lalu.
Donna juga berbagi cerita saat reuni, mengungkapkan dukungan dari putranya, "Mereka berpikir bahwa saya telah memberikan usaha terbaik," kata Donna kepada pembawa acara Andy Cohen. "Tapi mereka bilang, 'Kamu mungkin lebih licik daripada yang kami duga.'" Selain itu, Donna mendapatkan dukungan dari tunangan Travis, Taylor Swift, yang juga merupakan penggemar acara tersebut.
Musim keempat The Traitors dan episode reuninya kini dapat disaksikan di Peacock. Acara ini, yang dikenal dengan permainan strategi dan intrik, memang menjadi sorotan banyak penonton. Dalam wawancara, produser eksekutif Mike Cotton menjelaskan bahwa pemilihan siapa yang menjadi Traitor tidak sembarangan dan melibatkan banyak pertimbangan.
"Ini hampir seperti wawancara kerja untuk menjadi Traitor. Kami ingin memastikan ada campuran karakter yang menarik yang bisa membawa keahlian unik mereka ke dalam permainan," ujarnya. Selain itu, para peserta juga harus berkomitmen untuk berbohong dan menipu sepanjang permainan, yang tentunya menambah ketegangan dalam setiap episode.
Melihat popularitas acara ini, Kylie Kelce berharap agar ibunya mendapatkan kesempatan yang lebih baik di masa depan. Momen-momen perjalanan dan intrik yang ditampilkan dalam The Traitors memang menunjukkan betapa sulitnya strategi yang harus diterapkan oleh para pemain untuk bertahan dan menang.
(wk/timw)