Jisoo membuat komentar mengejutkan tentang AI saat syuting, memicu perdebatan di kalangan fans.
- Kamis, 05 Maret 2026 - 15:33 WIB
WowKeren - Jisoo, anggota BLACKPINK, baru-baru ini menarik perhatian saat memberikan komentar lucu tentang kecerdasan buatan (AI) di lokasi syuting serial terbarunya, 'Boyfriend on Demand'. Dalam serial yang dijadwalkan tayang pada 6 Maret di Netflix ini, Jisoo berperan sebagai seorang seniman yang terjebak dalam rutinitas dan melarikan diri dari kenyataan melalui aplikasi yang menyediakan pacar yang dihasilkan oleh AI.
Selama promosi, Seo In Guk, rekan main Jisoo, mengungkapkan bahwa Jisoo sering bercanda tentang AI di lokasi syuting. Ia dilaporkan mengatakan, “How dare AI catch up to humans?” yang berarti, “Bagaimana bisa AI menyamai manusia?” serta menambahkan “Stupid AI” dengan nada bercanda. Perkataan ini tentu saja membuat banyak penggemar terhibur, mengingat tema dari serial tersebut yang berfokus pada AI.
Meskipun banyak penggemar yang menganggap komentar Jisoo lucu, ada juga kritik yang menyebut pernyataannya sebagai hipokrit. Beberapa penggemar mengingatkan akan proyek-proyek sebelumnya yang melibatkan AI, seperti video musik 'Eyes Closed' yang menampilkan ZAYN dan video musik 'GO' dari BLACKPINK, yang menggunakan efek visual berbasis AI.
Salah satu pengguna Twitter mengekspresikan pandangannya dengan, “She’s so performative, help. She did a whole AI ad and MV recently, the irony.” Pernyataan ini menunjukkan adanya ketidakcocokan antara komentar Jisoo dan proyek yang ia kerjakan sebelumnya.
Kritik terhadap Jisoo terus berlanjut dengan komentar lain yang menyebutkan, “Jisoo calling AI ‘stupid’ while BLACKPINK’s last MV was literally AI-generated backgrounds? Hypocrite much?” yang artinya, “Jisoo menyebut AI ‘bodoh’ sementara video musik terakhir BLACKPINK memang menggunakan latar belakang yang dihasilkan AI? Sangat hipokrit, kan?” Beberapa penggemar bahkan memperdebatkan apakah Jisoo berhak mengkritik AI setelah terlibat dalam proyek yang memanfaatkan teknologi tersebut.
Namun, ada juga pendukung yang berargumen bahwa komentar Jisoo sebenarnya ditujukan untuk mengkritik gambar dan video palsu yang dihasilkan AI, bukan penggunaan AI secara umum dalam produksi kreatif. Mereka menilai bahwa kekhawatiran Jisoo adalah tentang batasan etis penggunaan AI di dunia hiburan.
Salah satu pengguna Twitter menyampaikan, “when jisoo talks about AI she refers to the fact that they create fake images or videos, and not about asking for some information, even because we agree that an AI will never produce works of art like human beings,” yang berarti, “ketika Jisoo berbicara tentang AI, dia merujuk pada fakta bahwa mereka menciptakan gambar atau video palsu, dan bukan tentang meminta informasi, karena kita sepakat bahwa AI tidak akan pernah menghasilkan karya seni seperti manusia.”
Dengan perilisan 'Boyfriend on Demand' yang semakin dekat, perdebatan tentang komentar Jisoo dan penggunaan AI dalam industri hiburan terus berlanjut. Banyak penggemar menantikan bagaimana serial ini akan diterima dan dampaknya terhadap karier Jisoo.
(wk/timw)