V BTS mengungkapkan kekecewaannya setelah pesan KakaoTalk-nya digunakan sebagai bukti di pengadilan.
- Sabtu, 07 Maret 2026 - 19:32 WIB
WowKeren - Anggota BTS, V (Kim Taehyung), baru-baru ini memberikan tanggapan menyusul penggunaan pesan KakaoTalk pribadinya dengan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, sebagai bukti dalam sebuah kasus pengadilan. Dalam unggahannya di media sosial pada 20 Februari, V menekankan bahwa pesan tersebut adalah percakapan sehari-hari dengan seorang teman dan ia tidak bermaksud berpihak dalam kasus tersebut.
V menyatakan, “Ini adalah percakapan pribadi, sehari-hari yang dibagikan dengan seorang teman. Saya sangat terkejut bahwa pesan-pesan ini diajukan sebagai bukti tanpa izin saya.” Pernyataan ini muncul setelah pengadilan memutuskan pada 12 Maret bahwa HYBE harus membayar Min Hee Jin sebesar 25,5 miliar KRW terkait dengan pelaksanaan opsi put.
Dalam kasus yang sama, mantan Wakil Presiden Shin Mo dan mantan Direktur Kim Mo juga diperintahkan untuk menerima masing-masing 1,7 miliar KRW dan 1,4 miliar KRW setelah melaksanakan opsi put. Pengadilan juga menolak permohonan HYBE untuk mengonfirmasi pemutusan perjanjian pemegang saham. Dalam proses ini, pengadilan menerima pesan KakaoTalk antara V dan Min Hee Jin sebagai alat bukti.
Menurut laporan, pesan V kepada Min Hee Jin menyebutkan, “(Selalu ada pembicaraan tentang plagiarisme, tidak pernah berhenti) Ya, itu benar. Saya juga melihat dan berpikir, ‘Ah, ini mirip.’” Karena pengadilan menerima ini sebagai bukti, klaim Min Hee Jin tentang dugaan peniruan NewJeans oleh ADOR dianggap sebagai opini yang valid.
Setelah keputusan tersebut, HYBE mengajukan banding pada 19 Februari di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, menantang keputusan terkait klaim pembelian saham Min Hee Jin. Secara terpisah, dalam sengketa mengenai kontrak eksklusif dengan anggota NewJeans, pengadilan sebelumnya memutuskan untuk menolak permohonan grup tersebut.
Pada bulan Oktober tahun lalu, Pengadilan Distrik Pusat Seoul sebelumnya mendukung ADOR dalam mengonfirmasi keabsahan kontrak eksklusif tersebut. Pernyataan V menyoroti kekecewaannya atas penggunaan hukum dari pesan pribadi dan menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud mempengaruhi kasus tersebut.
(wk/timw)