Park Shin Yang Ungkap Rahasia Mengejutkan Terluka Saat Syuting Lovers in Paris
Instagram/Park Shin Yang/Instagram
Selebriti

Park Shin Yang buka-bukaan tentang cedera parah saat syuting Lovers in Paris setelah 22 tahun.

WowKeren - Lovers in Paris menjadi salah satu drama romantis ikonik yang tak terlupakan bagi penggemar K-drama di seluruh Asia. Namun, 22 tahun setelah penayangan drama tersebut, aktor utama Park Shin Yang mengungkap rahasia mengejutkan di balik layar, terkait dengan cedera serius yang dialaminya saat syuting di Prancis.

Dalam tayangan My Little Old Boy yang ditayangkan pada 2 Maret, Park Shin Yang bertemu kembali dengan mantan lawan mainnya, Lee Dong Gun. Dalam episode tersebut, Park Shin Yang mengejutkan penonton dengan mengungkapkan krisis kesehatan yang dialaminya saat syuting di Prancis.

“Saat syuting Lovers in Paris di Prancis, saya mengalami cedera tulang belakang. Selama waktu itu, saya harus berbaring datar dan terus-menerus menerima suntikan obat pereda rasa sakit. Sejujurnya, selama sebagian besar proses syuting, saya berada dalam keadaan setengah sadar karena efek samping dari obat tersebut,” ungkapnya.

Menurut Park Shin Yang, kecuali saat dia berdiri di depan kamera, dia harus menggunakan kruk. Situasi semakin parah ketika dia jatuh pingsan sebelum sempat memanggil dokter. Dia pun dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi darurat.

Namun, apa yang terjadi setelah operasi membuat penonton semakin terkejut. “Orang pertama yang saya lihat ketika membuka mata setelah operasi adalah sutradara. Dia mendekat dan berkata, ‘Shin Yang, kamu harus segera bangkit. Seluruh negara menunggu kamu.’ Pada saat itu, dia lebih terlihat seperti setan daripada malaikat,” kenangnya.

Meskipun baru saja menjalani operasi, dia dikabarkan didorong untuk melanjutkan syuting sebelum sepenuhnya pulih. Aktor tersebut harus menahan rasa sakit dan tekanan yang intens sambil tetap memimpin drama hit itu.


Lee Dong Gun juga merenungkan lingkungan produksi yang keras pada masa itu. “Lingkungan syuting saat itu sangat berbeda dari sekarang. Jadwalnya sangat ketat. Kami hampir tidak bertemu satu sama lain sebelum segera terbang ke Paris,” kenangnya.

Pernyataan Park Shin Yang ini juga menjelaskan ketidakhadirannya yang lama dari industri hiburan. Selama dekade terakhir, kesehatan Park Shin Yang mengalami penurunan yang signifikan.

Dalam penampilan terbarunya di saluran YouTube MC dan penulis Kim Tae Jin, dia mengungkapkan sejauh mana perjuangan medis yang dialaminya: “Setelah bertahun-tahun bekerja tanpa henti, tubuh saya akhirnya kolaps. Saya menjalani empat operasi punggung dan kemudian mengalami masalah tiroid. Tubuh saya sudah memberikan sinyal selama waktu yang lama, tetapi saya tidak menyadarinya hingga saya tidak bisa lagi menahan rasa sakit dan harus menjalani operasi.”

Sejak 2019, Park Shin Yang telah hiatus dari akting karena masalah kesehatan ini. Namun, dia menegaskan bahwa dia tidak pensiun. “Tidak ada yang namanya pensiun untuk seorang aktor. Jika ada peran yang sesuai dengan usia dan kondisi saya, saya bersedia untuk berpartisipasi. Saya terus mempertimbangkan proyek film dan televisi yang menarik,” tegasnya.

Selama jeda dari akting, Park Shin Yang beralih ke dunia seni. Sejak 2019, ia telah bekerja sebagai pelukis profesional dan telah menyelesaikan lebih dari 130 karya seni.

Dua tahun lalu, dia mengadakan pameran berjudul The Fourth Wall, yang mengesankan publik dengan bakat artistiknya. Dia dijadwalkan mengadakan pameran lain di Museum Sejong Center for the Performing Arts.

Park Shin Yang lahir pada tahun 1968 dan debut cukup terlambat pada usia 28 tahun, namun meraih ketenaran pan-Asia berkat drama-drama seperti Lovers in Paris, Painter of the Wind, dan War of Money.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait